Warga Kampung Banti Kompleks Deklarasi Damai Tolak KKB

Warga Kampung Kompleks, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika menggelar deklarasi damai menolak tindak kekerasan dari KKB di Terminal Utikini, Sabtu (03/04/2021). (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, TIMIKA—Warga Kampung Kompleks, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika menggelar deklarasi damai menolak tindak kekerasan dari Kelompok Kriminal Bersenjata  (KKB) di Terminal Utikini, Sabtu (03/04/2021).

Anggota Koramil 1710-04/Tembagapura dipimpin Serma Indra bersama Polsek Tembagapura serta anggota Satgas TNI turut hadir sekaligus melaksanakan pengamanan jalannya deklarasi damai menolak KKB.

Turut hadir pula antara lain Pdt. Giman Magai, Kepala Suku Kimbeli Dominikus Waker, anggota Satgas Pamrahwan Yonif 756 Lettu Inf Sony Teguh, anggota Satgas Pamrahwan Polri Polda Babel Ipda Triyono, anggota Polsek Tembagapura Ipda Edward Edison, personel Satgas Elang, anggota Koramil Tembagapura Serma Indra serta dihadiri sekitar 50 orang masyarakat Kampung Banti Komplek.

Menurut Serma Indra, kegiatan ini merupakan bentuk pengakuan masyarakat setempat bahwa mereka merupakan bagian dari NKRI yang menolak keras tindakan kekerasan oleh KKB.

“Deklarasi damai ini merupakan bentuk pengakuan masyarakat Banti komplek bahwa mereka adalah bagian dari rakyat Indonesia yang tinggal di Papua dengan semboyannya kami adalah Papua dan Papua adalah Indonesia, damai Papua, damai Indonesia kitong orang semua basudara. NKRI Harga Mati” ungkap Serma Indra.

Dalam deklarasi damai tersebut masyarakat juga meminta kepada aparat, agar tidak melarang warga untuk mendulang di Kali Kabur, karena mendulang sudah menjadi mata pencaharian mereka, selain berkebun. **