Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Warga Hamadi yang wilayahnya dikarantina sejak 12 Mei 2020 sudah bisa kembali beraktifitas seperti biasa setelah Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano secara resmi membuka kembali wilayah tersebut, Jumat (22/05/2020).
Wilayah yang dikarantina dan dibuka kembali adalah adalah Hamadi Pontong, Hamadi Rawa 1 dan Hamadi Rawa 2, Pasar Hamadi dan Pasar Ikan. Sebelumnya karantina wilayah SMU 4 di Entrop sudah di buka Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, Kamis (21/05/2020).
Meskipun sudah dibukan namun yang diperbolehkan berjualan di Pasar Hamadi dan Pasar Ikan adalah mereka yang sudah mengantongi kartu sehat bebas covid-19, sementara warga yang belum mengikuti rapid test dianjurkan segera melakukannya untuk mencegah penyebaran covid-19.

‘’Kalau positif dan berjualan pasti akan menularkan ke pembeli, sehingga yang boleh berjualan hanya yang memiliki tanda pengenal sehat untuk mencari makan,’’ tegasnya.
Warga di Pasar Hamadi yang wilayahnya dikarantina, kata Wali Kota belum semuanya mengikuti rapid test, baru mencapai 90%, sisanya masih 10 %.
Terkait masih ada warga yang belum ikut rapid test wali kota meminta bantuan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk mensosialisasikan pentingnya rapid test untuk memutus penyebaran covid-19.
‘’Di Pasar Hamadi belum semua warga ikut rapid test baru 90%, saya minta Ketua KKSS ikut memberikan pencerahan dengan bahasa kampung mereka supaya mengerti. Bantu pemerintah agar warganya sehat,’’ tegas Wali Kota BTM.
Dengan dibukanya karantina di wilayah tersebut, Wali Kota berpesan agar warga tetap mematuhi protocol kesehatan, selalu memakai masker bila berada di luar rumah, selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan menjaga kebersihan.
Wali Kota juga meminta gugus tugas penanggulangan dan pencegahan covid-19 Kota Jayapura untuk terus melakukan rapid test kepada warga. **














