Wabup Jayawijaya Ajak Jemaat GKI Air Garam Bersatu Selesaikan Pembangunan Gereja

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi SH,M.Hum saat melakukan peletakan batu pada pembangunan awal gedung Gereja GKI Imanuel Air Garam Asotipo. (Foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi SH,M.Hum secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja GKI Imanuel, Kampung Air Garam Distrik Asotipo, Kamis (02/12/2021)

Pada kesempatan itu wakil bupati mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama ini sebagai tanda dimulainya proses pembangunan sebuah gedung, dan saat diputuskan untuk melakukannya jemaat telah siap secara rohani, jasmani dan materi untuk segera memulai proses pembangunan gedung gereja.

“Hari ini seluruh keluarga besar GKI Imanuel Air Garam, telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk memulai proses pembangunan, melaksanakan peletakan batu pertama, tentunya dengan berpegang dan berpengharapan hanya kepada Tuhan yang empunya segalanya,” ungkap Wakil Bupati dalam sambutannya.

Dikatakannya, kekuatan utama dalam setiap pembangunan rumah Tuhan ada pada jemaat itu sendiri, sementara bantuan-bantuan yang akan diberikan oleh para donatur dan lainnya hanya bersifat melengkapi.

“Karena itu kami berharap panitia dan gembala sidang yang ada di sini bisa bekerja sama untuk mewujudkan pembangunan gedung gereja secara baik,” ungkap Yogobi.

Lanjutnya, tentu pemda tidak akan menutup mata untuk membantu dalam rangka penyelesaian pembangunan gedung gereja ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Justinus Kuwan mengatakan dalam pembangunan gedung gereja ini selain swadaya jemaat juga mengumpulkan dana pembangunan melalui berternak dan berkebun.

“Target kami satu tahun pembangunan, rencana pembangunan tahun 2022 harus rampung. Luas bangunan 28 meter kali 14 meter dan anggaran yang dibutuhkan itu 1 milyard lebih,” ungkapnya.

Untuk menopang pembangunan gedung gereja ini jemaat juga diberikan tanggungjawab per kepala keluarga yakni lima belas juta rupiah yang diangsur, yang mana terdapat 160 kepala keluarga yang ada di jemaat GKI Imanuel Air Garam Asotipo.

“Saya sudah laporkan ke bapak wakil bupati bahwa kami akan gunakan dana desa tahun depan untuk bangun gereja,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai kepala Kampung Air Garam. **