Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theopilus Matopai You, Pr minta seluruh jajaran pengurus Ikatan Cendekiawan Awam Katolik Papua (ICAKAP) dan Dewan Pastoral Kampus dari sejumlah perguruan tinggi di Jayapura, harus tampil dengan kualitas berbeda, berani memperjuangkan nilai kebenaran dan keadilan, serta proaktif mengupayakan kebaikan bersama (bonum commune).
“ICAKAP harus tampil beda dan berbobot, yang selalu diperhitungkan dan selalu memperjuangkan kebaikan bersama atau bonum commune. Juga harus berani perjuangkan kebenaran dan keadilan,” kata Uskup Yan You dalam kotbahnya pada Misa Pengukuhan Pengurus DPP ICAKAP St. Ignatius Loyola Periode 2023-2027 dan Dewan Pastoral Kampus di Gereja Katolik Kristus Terang Dunia Waena, Jayapura, Jumat (5/4/2024).
Uskup Yan You mengajak para pengurus ICAKAP harus berani tampil mewartakan iman akan Yesus yang bangkit, seperti yang dilakukan Para Rasul.
Uskup Yan You juga berpesan kepada para pengurus Dewan Pastoral Kampus bersama seluruh dosen dan pegawai Katolik, baik di Uncen Jayapura, USTJ, Poltekes Jayapura, dan sejumlah kampus lainnya,agar berani menjadi pewarta iman dalam kampus dengan menunjukkan sikap, perilaku, dan kualitas yang berbeda.

Tokoh Katolik Dr. drg. Aloysius Giyai, MKes. (Foto: Dok/DPP ICAKAP)
Dorong Kader Katolik Maju Pilkada Serentak 2024
Sementara itu, Tokoh Katolik Dr. drg. Aloysius Giyai, MKes mengatakan, menghadapi agenda politik Pilkada Serentak pada November 2024 mendatang, ia minta agar ICAKAP harus menjadi salah satu corong yang mendorong kader-kader Katolik Orang Asli Papua, untuk bisa maju bertarung di pentas politik.
Direktur RSUD Jayapura ini berharap pengurus ICAKAP yang baru ini bisa membangun konsolidasi untuk mendorong kader Katolik dalam perhelatan Pilkada 2024 mendatang.
“Kita harus dorong siapa yang akan maju menjadi calon wakil gubernur Papua, calon wakil gubernur Papua Pegunungan, calon walikota atau wakil walikota Jayapura, calon gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan dan Papua Pegunungan, juga calon bupati di beberapa daerah basis Katolik seperti Pegunungan Bintang, Keerom, Merauke, Boven Digoel, Mappi, Asmat, Dogiyai, dan lain-lain,” ujar Aloysius. **














