UMKM dan Pelaku Usaha Menengah Berperan Penting Perkuat Struktur Perekonomian di Papua

Bank Indonesia Papua bersama Ditjen Perbendaharaan Papua dan OJK Papua dan Papua Barat, menggelar Desiminasi Laporan Perekonomian Papua di Jayapura, Kamis (15/6/2023). (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia  Papua bersama Ditjen Perbendaharaan Papua dan OJK Papua dan Papua Barat, menggelar Desiminasi Laporan Perekonomian Papua di Jayapura, Kamis (15/6/2023).

Pertemuan yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan ini dimaksudkan, untuk melihat perekonomian saat ini dan kedepannya, sekaligus mendengar masukan para mitra di Papua.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Juli Budi Winantya usai kegiatan mengatakan bahwa saat ini Papua perlu memperkuat struktur perekonomian dan perlu adanya sinergitas oleh semua pemangku kepentingan baik pemerintah maupun swasta.

Ia menjabarkan,  pertumbuhan ekonomi di Papua tak bisa hanya melibatkan dari satu sumber atau sektor, melainkan harus berbagai sumber.

“Artinya, tak hanya pada pembangunan infrastrukur semata melainkan  juga pengembangan ekonomi atau pelaku usaha di semua unit,” ujarnya.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Juli Budi Winantya, ketika menyampaikan keterangan pers. (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Ia pun menyoroti pengembangan ekonomi pada sektor UMKM. Unit usaha UMKM sebagai pelaku ekonomi pun harus dilibatkan dan terus tumbuh.

”Sumber memperkuat struktur perekonomian harus banyak dan jangan satu, pelaku usaha juga tak bisa satu saja, harus banyak, kecil, menengah, termasuk pengembangan UMKM, pengusaha menengah itu juga menjadi penting,” ungkapnya.

Tak hanya itu, untuk memajukan perekonomian di Papua terutama menjaga agar terus tumbuh, pihaknya juga mendorong ekonomi syariah di Papua.

“Bukan hanya ekonomi keuangan konvensional, melainkan ekonomi keuangan syariah kita dorong di Papua,” jelasnya lagi.

Hal penting lainnya, ia menyampaikan perlunya mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Papua dengan mengedepankan digitalisasi atau non tunai agar lebih efektif, efisien dan dari sisi tata kelola akan lebih baik.

Dalam kegiatan itu hadir bersama Bank Indonesia yaitu  Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Moundy Hermawan dan Kepala Kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat Muhammad Ikhsan Hutahaean. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *