Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.com, WAMENA—Dimasa pandemi Covid-19 ini, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayawijaya bergerak cepat menggandeng Tenaga Kerja (Nakes) Pusat Kesehatan Masyarakat PKM, untuk bersama menggencarkan vaksinasi Covid-19 bagi warga Jayawijaya.
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny. Yustina Yeni Banua mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi merupakan bagian dari pelaksanaan program PKK di bidang kesehatan.
“Vaksinasi ini ada masyarakat yang mengerti, tapi ada juga yang belum, sehingga PKM berusaha mendekat, memastikan, meyakinkan bahwa dengan melakukan vaksin kita aman, kita bisa menekan angka Covid-19 di Jayawijaya,” ungkap Ketua PKK di sela-sela pelaksanaan vaksinasi di Gedung Serba Guna PKK Kabupaten Jayawijaya, Selasa (21/9/2021).
Dalam kegiatan vaksinasi ini PKK bersama Nakes PKM menargetkan 200 orang penerima vaksin, karena untuk meningkatkan minat vaksinasi masyarakat, PKK juga telah menyurati gereja-gereja, dan masjid-masjid, ditambah pengumuman untuk kategori umum dan pelajar.
“Jadi barangkali ada pelajar khususnya yang berusia 12 tahun yang minat untuk vaksin, tentu kita PKK memfasilitasi itu,” katanya.
Lanjut Yustina Banua, kegiatan ini akan terus dilakukan untuk mengajak dan mendukung masyarakat dalam melaksanakan vaksinasi, sehingga dapat melindungi seluruh warga Jayawijaya.
“Untuk vaksinasi hari ini anak-anak 14 orang dan orang dewasa 94, vaksin yang tersedia vaksin moderna dan sinovak,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan vaksin moderna sudah masuk di Jayawijaya hampir sebulan dan tahapannya sudah berjalan, mulai dari vaksinasi dari dinas kesehatan, rumah sakit maupun TNI/Polri maupun kegiatan organisasi seperti PKK.
“Masyarakat kita sudah banyak yang ingin lakukan vaksinasi. Kita harap fasilitas kesehatan kami seperti puskesmas wamena kota dapat melayani vaksinasi setiap hari, agar yang belum sempat vaksin bisa lakukan vaksinasi,” jelas Banua.
Lanjutnya, tim vaksinasi dari nakes PKM nantinya juga akan datang ke sekolah-sekolah, untuk melakukan sosialisasi vaksinasi jelang pembukaan proses belajar tatap muka.
“Masih banyak masyarakat kita yang belum vaksin karena kita sendiri pun belum sampai 50 persen. muda-mudahan dengan ini kita bisa kejar target vaksinasi kita di Jayawijaya, kalau masyarakat semua sudah vaksin maka upaya menekan angka Covid-19 bisa lebih cepat,” pungkasnya. **














