TNI Ajar Penanganan Gigitan Ular Berbisa di Perbatasan RI-PNG

Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW Pos Kuller memberikan penyuluhan penanganan terkena gigitan ular kepada siswa-siswi SD Kampung Kuler, Distrik Neukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (22/1/2022). (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Makawaru da Cuhnha  I

PAPUAinside.com, MERAUKE—Bintara  Kesehatan (Bakes) Pos Kuller Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW Pos Kuller, Sersan Sihotang, memberikan penyuluhan penanganan tindakan pertama, ketika terkena gigitan ular dan luka robek kepada siswa-siswi di wilayah Perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG) tepatnya di SD Kampung Kuler, Distrik Neukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (22/1/2022).

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas P. Silaban dalam rilisnya.

Dansatgas mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan kepada pelajar bagaimana pertolongan pertama, apabila ada yang terkena gigitan ular dan luka robek sebelum dilarikan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Ia mengharapkan kegiatan penyuluhan yang diberikan kepada siswa-siswi di Perbatasan ini selain bersifat pengenalan juga menjadi ilmu pengetahuan.

“Sehingga mudah-mudahan dapat bermanfaat. Anak-anak pun terlihat sangat antusias mengikuti tahap demi tahap materi yang diajarkan,” ucap Dansatgas.

Dansatgas juga mengungkapkan bahwa di daerah Papua terdapat ular-ular berbisa dan alam yang masih banyak hutan. Sehingga dapat saja mengalami gigitan ular ataupun luka robek terkena duri maupun benda tajam.

Oleh karenanya, katanya. penyuluhan tersebut sangat diperlukan guna mengantisipasi kecelakaan saat beraktifitas.

“Semoga apa yang kami ajarkan bisa bermanfaat untuk siswa-siswi SD Kampung Kuller Distrik Naukenjerai,” ujar Dansatgas.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD PK Kuller ibu Ani yang ikut menerima penyuluhan mengucapkan sangat berterima kasih kepada pihak TNI.

“Ilmu yang diajarkan ini, sangat berguna bagi siswa-siswi apabila mengalami kejadian ini di lapangan, ilmu inilah yang akan diaplikasikannya nanti, serta dapat terhindar terjadinya korban,” ucap ibu Ani.

Diakhir kegiatan personel Pos Kuller memberikan tas sekolah kepada siswa-siswi SD PK Kuller, yang diharapkan akan menambah semangat dan motivasi dalam menuntut ilmu. **