Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA–Menindaklanjuti aspirasi warga dalam reses tahap II tahun 2025, Anggota DPR Kota Jayapura dari Dapil I Jayapura Selatan, Agustinus Rande, ST, turun langsung memimpin aksi pembersihan dan pengerukan drainase tersumbat di RT 03/RW 11, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, pada Sabtu (28/6/2025).
Drainase di wilayah tersebut telah lama menjadi sumber masalah banjir tahunan yang meresahkan warga. Dengan mengerahkan satu unit excavator, dua truk pengangkut, dan delapan warga setempat, aksi ini menjadi langkah nyata dan cepat dari Agustinus dalam menjawab keluhan masyarakat.
“Setelah mendengar langsung keluhan warga saat reses, saya rasa tidak perlu menunggu lama. Kita mulai pengerukan sekarang. Targetnya lima hari drainase harus bersih dan air bisa langsung mengalir ke Kali Hanyaan,” ujar Agustinus saat memantau langsung proses pengerjaan.

Turun langsung ke lapangan, Anggota DPR Kota Jayapura Agustinus Rande, ST ikut membersihkan drainase yang tersumbat di RT 03/RW 11, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (28/6/2025). (Foto: Papuainside.id/Makawaru da Cunha)
Drainase Tersumbat Picu Banjir Bertahun-tahun
Koordinator lapangan, Rasman Rahman, menyebut drainase telah tersumbat selama lebih dari satu decade, akibat endapan lumpur dan sampah kiriman dari wilayah atas seperti Polimak. Hal ini menyebabkan banjir saat hujan deras dan air meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.
“Kami selama ini kerja manual, tapi tidak efektif. Sekarang, dengan bantuan alat berat dan tiga unit mesin penyedot air (alkon) dari Pak Agus, prosesnya jauh lebih cepat,” jelas Rasman.
Sampah hasil pengerukan akan dipilah, dikarungkan, dan diangkut ke tempat pembuangan akhir, sesuai prosedur.

Beginilah kondisi drainase yang tersumbat akibat sampah menumpuk di RT 03/RW 11, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (28/6/2025). (Foto: Papuainside.id/Makawaru da Cunha)
Warga Apresiasi dan Harap Pembersihan Rutin
Aksi cepat tanggap ini mendapat sambutan positif dari warga. Sutina, warga yang telah tinggal lebih dari 30 tahun di kawasan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Dulu waktu belum ada got, justru tidak banjir. Sekarang got ada, tapi tersumbat terus. Kami sangat bersyukur Pak Agus langsung turun dan bertindak. Harapan kami, ini bisa jadi kegiatan rutin, minimal tiga bulan sekali,” ujarnya.
Senada dengan itu, Lidia Ani Mahmud, warga lainnya, memuji kehadiran Agustinus Rande yang langsung merespon permintaan masyarakat.
“Kami minta, langsung dijawab. Itu pemimpin yang peduli. Banjir ini bukan cuma dari kami, tapi juga kiriman dari atas. Jadi, drainase ini penting sekali,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar reaktif, tapi bisa menjadi program kerja berkelanjutan, mengingat hampir 490 Kepala Keluarga tinggal di area tersebut dan kerap terdampak banjir.

Sebuah excavator mengangkut tumpukan sampah ke atas truk dalam upaya pembersihan drainase di RT 03/RW 11, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (28/6/2025). (Foto: Papuainside.id/Makawaru da Cunha)
Gotong Royong dan Komitmen Lingkungan
Selain pengerahan alat berat, kegiatan ini juga melibatkan gotong royong warga dalam pengepakan dan pengangkutan sampah. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penanganan masalah lingkungan yang berkelanjutan.
Agustinus Rande menegaskan bahwa ia akan terus hadir dan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.
“Pekerjaan pelayanan publik harus langsung. Kalau warga sudah sampaikan, kita harus hadir, tidak boleh menunggu,” tegasnya.
Dengan aksi ini, warga Ardipura kembali memiliki harapan untuk terbebas dari langganan banjir yang selama bertahun-tahun mengganggu kehidupan mereka. **














