SD Inpres Wesaput Juarai Lomba Storytelling Cerita Rakyat

Para pemenang Lomba Membaca Cerita (storytelling) Rakyat Papua tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayawijaya, Senin (29/9/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)

Oleh: RF
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—
SD Inpres Wesaput meraih juara pertama Lomba Membaca Cerita (storytelling) Rakyat Papua tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayawijaya, Senin (29/9/2026).

Prestasi tersebut diraih melalui cerita rakyat “Terciptanya Air Garam di Tiom” yang dibawakan Aprilia, siswi kelas V. Selain juara pertama, SD Inpres Wesaput juga meraih juara ketiga melalui Melati, siswi kelas VI, yang membawakan cerita “Terciptanya Air Garam di Yiwika”.

Guru Pendamping SD Inpres Wesaput, Petrus Purun, S.Ag., mengatakan persiapan para siswa dilakukan selama kurang lebih satu minggu. Para guru bekerja sama melatih dan membimbing siswa sebelum mengikuti perlombaan.

“Kami memang berharap dapat membuahkan hasil yang baik, dan luar biasa dari sekian banyak peserta lomba, kami SD Inpres Wesaput berhasil meraih juara pertama dan juara ketiga,” ungkapnya.

Petrus mengatakan lomba yang berlangsung selama sehari tersebut menampilkan anak-anak yang mampu tampil penuh percaya diri. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama para guru dalam melatih dan membimbing para siswa.

Ia juga berprinsip bahwa tidak ada anak yang kurang mampu. Setiap anak, kata dia, jika dilatih dan dididik dengan baik dapat menunjukkan prestasi yang baik dan membanggakan.

Mewakili para guru, Petrus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayawijaya yang telah menyelenggarakan lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan itu dapat melatih keberanian sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para siswa.

“Dengan juara ini memberikan motivasi bagi teman-teman mereka nanti di sekolah, supaya ke depan ketika ada pertandingan atau lomba-lomba seperti ini, kami SD Inpres Wesaput bisa tampil dengan lebih baik,” tutupnya.

Para siswa pemenang lomba menerima hadiah berupa tabungan sekolah dengan nilai mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta untuk juara pertama. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *