Safari Ramadan di Kaimana, Gubernur Waterpauw: Kader Posyandu Berperan Cegah Stunting

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si melakukan safari ramadan ke Kabupaten Kaimana dan mengimbau Kader Posyandu melalui perannya untuk mencegah stunting. (foto: istimewa)

PAPUAInside.id, KAIMANA— Penjabat Gubernur Papua Barat  melanjutkan safari ramadan ke Kabupaten Kaimana bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dipusatkan di Mesjid Nurul Falah, Selasa (18/04/2023).

Gubernur Waterpauw dalam kesempatan tersebut menekankan sejumlah hal  terkait penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di Papua Barat dan Kabupaten Kaimana khususnya,  dimana salah satunya adalah peran dari kader posyandu.

“Saya lihat peran mama dorang, peran mama sebagai kader posyandu  sangat besar untuk melihat anak-anak yang pertumbuhannya kurang maksimal, kedepan kita ingin anak-anak kita tumbuh baik , Bapak Presiden berharap stunting kita, kemiskinan ekstrem bisa kita tekan semaksimal mungkin, ” ujarnya.

Gubernur menuturkan situasi hari ini di Papua Barat yang  dikategorikan sebagai kemiskinan  dan stunting,  dimana hal ini  mungkin di Kabupaten Kaimana kecil tapi ada.

” Mari kita bersama kerja, kepala kampung ada dana kampung bisa dipakai untuk melihat anak-anak yang mengalami stunting,  Kabupaten punya tugas kami juga demikian, kita kerja cepat, himbau lah anak-anak kita jika ingin menikah usianya diatas 21 tahun, jangan nikah mudah, sebab kalau nikah mudah akan berpengaruh ke pertumbuhan anak, ” pesan Gubernur.

Dalam kesempurnaan ini, Gubernur Waterpauw juga menyerahkan bantuan ratusan paket sembako bagi warga,  serta pemberian bantuan  bagi empat kader posyandu yang saat ini sementara menanagani anak stunting. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *