Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.com, WAMENA–Direktur RSUD Wamena dr. Felly Sahureka mengungkapkan PT Roda Mas tak hanya memberikan bantuan 1 unit generator oksigen, tapi juga siap fasilitasi tenaga kesehatan atau nakes RSUD Wamena, untuk pelatihan pengoperasian generator oksigen tersebut.
Hal ini disampaikannya di sela-sela acara penyerahan generator oksigen gotong royong di Halaman Gedung Otonom, Wamena, Kamis (2/9/2021).
Sementara terkait tenaga ahli yang akan mengoperasikan generator oksigen tersebut, menurut dr. Felly akan disesuaikan dengan kebutuhan, namun dari pihak donator PT. Roda Mas siap memfasilitasi para nakes untuk pelaihan pengoperasian generator oksigen.
“PT Roda Mas yang menghibahkan generator oksigen juga akan memfasilitasi dua tenaga kami untuk mengikuti training secepatnya di Jakarta. Mereka fasilitasi mulai dari akomodasi hingga transportasi,” terangnya.
Ia menuturkan dengan bantuan gotong royong mesin generator oksigen yang diberikan Kadin Indonesia bersama mitra lainnya tentu sangat membantu pelayanan di RSUD Wamena, terutama pasien yang membutuhan oksigen.
“Generator oksigen ini dapat memproduksi 100 tabung berkapasitas 6 kubik per hari, tentunya sudah bisa memenuhi kebutuhan di RSUD Wamena dan juga wilayah La Pago,” ungkapnya.
Menurutnya, generator oksigen ini merupakan harapan dan pergumulan Pemerintah Daerah (Pemkab) Jayawijaya dalam hal ini RSUD Wamena di saat kasus Covid-19 meningkat drastis pada bulan Juni hingga Juli 2021 lalu.
“Jadi doa kita terjawab dan kami sangat bersyukur atas nama pemda Jayawijaya dan masyarakat serta wilayah La Pago. Terimakasih karena pergumulan kita sudah terjawab dengan bantuan generator oksigen ini,” ujarnya.
Sebelumnya, RSUD Wamena sudah memiliki 1 unit generator oksigen yang selama ini dioperasikan untuk memasok oksigen baik bagi pasien Covid-19 bergejalan berat maupun pasien biasa yang membutuhkan oksigen.
Sehingga menurutnya, jika kedua generator oksigen dioperasikan bersamaan, maka dapat menghasilkan 150 tabung oksigen berkapasitas 6 kubik per hari.
“Hanya saja generator oksigen sebelumnya akan kita istirahatkan, agar awet,” pungkasnya. **














