Ricky Nelson: Persipura yang Hebat itu Harus Dikembalikan

Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Ricky Nelson (tengah), ketika memimpin latihan anak asuhnya di lapangan Pangkalan Angkatan Laut VIII, Kota Manado, Senin (5/9/2022). (Foto: MO Persipura)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, MANADO—Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Ricky Nelson menegaskan kepada anak asuhnya, agar mengembalikan cara bermain Persipura yang hebat dan digemari oleh seluruh masyarakat di Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Ricky pada sesi latihan tim Persipura di Lapangan Sepakbola Pangkalan Angkatan Laut VIII, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (5/9/2022).

Tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura, bakal memainkan laga tandang kedua kontra tuan rumah Sulut United, dalam lanjutan Grup Timur Liga 2 Musim 2022/2023 di Manado, Sabtu (10/9/2022).

Sebelumnya, Persipura pesta gol ke gawang tamunya Kalteng Putra pada laga kandang pertama di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (29/8/2022) lalu.

Namun pada laga tandang pertama, Gunansar Mandowen menelan pil pahit dari Persiba Balikpapan dengan skor akhir 2-1 di Balikpapan, Sabtu (3/9/2022) lalu.

“Ada banyak masukan dari masyarakat umum, mantan pemain Persipura, pengamat dan lain-lain soal pertandingan kemarin di Persiba Balikpapan. Saya mau tegaskan disini, itu bukan pemain Persipura yang bermain, itu bukan Ramai Rumakiek yang saya kenal hingga masuk timnas, itu bukan Anis Nabar yang saya kenal, oleh sebab itu mulai saat ini latihan di Manado, kita lupakan semua yang di Balikpapan dan mari kita kembalikan Persipura yang sesungguhnya,” jelas Nelson.

Menurutnya, untuk mengembalikan permainan yang terbaik, maka semua pemain bertanggung jawab atas dirinya sendiri dengan posisi serta tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Tugas kita bersama adalah mengembalikan Persipura ke liga satu Indonesia, dan untuk kembali ke liga satu Indonesia, kita harus berusaha mulai dari saat ini di Manado, termasuk untuk menghadapi tim tuan rumah Sabtu mendatang.

“Dalam bermain, tidak hanya teknik saja yang diunggulkan. Attitude bermain juga penting, sehingga kita tidak kehabisan waktu hanya untuk mengurusi kesalahan-kesalahan kecil didalam lapangan,” ucapnya.

Senada dengan ini, Assiten Pelatih, Bio Pauline mengatakan, dalam tim Persipura ada sejumlah pemain senior, Tinus Pae, Ian Kabes, Richardo Salampesi, juga bertanggungjawab terhadap tim Merah Hitam ini.

“Semua tim liga dua saat ini sedang berupaya untuk mengalahkan Persipura, kalau kita tidak siap menghadapi perlawanan mereka maka kita tidak akan sampai di liga satu. Oleh sebab itu, mari kita siap diri dan melawan semua tim liga dua untuk kembali ke liga satu Indonesia,” katanya.

Sementara itu, salah satu pemain Persipura, M Tahir mengatakan, dirinya bersama tim mengharapkan dukungan doa dari seluruh masyarakat Papua, untuk pertandingan menghadapi tim tuan rumah Sulut United.

“Kita lupakan semua pertandingan di balikpapan dan memulai yang baru dari sulut, dan doa serta harapan seluruh masyarakat Papua sangat diharapkan,” ucapnya. **