Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Ribuan warga dan keluarga besar Kei yang tersebar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom berkumpul dalam perayaan Pentakosta Keluarga Kei 2025 pada Senin (9/6/2025).
Acara berlangsung di Gereja Katolik Kristus Terang Dunia Waena. Perayaan tahunan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga sebuah momentum penting untuk memperkuat jati diri sebagai keluarga besar Kei yang hidup dalam kasih Allah.
Mengusung tema “Roh Kudus dalam Kehidupan dan Budaya Kei: Sumber Inspirasi Persaudaraan dan Kasih” serta sub tema “Merajut Kebersamaan dalam Iman dan Budaya Menuju Kehidupan yang Lebih Baik”, acara ini diharapkan menjadi wadah suka cita dan harapan bagi seluruh keluarga Kei.
Persiapan Matang Demi Kesuksesan Acara
Guna memastikan kelancaran acara yang akan dihadiri ribuan orang ini, panitia telah melakukan serangkaian rapat koordinasi. Rapat terakhir yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Evaristus Silitubun, dan Sekretaris Panitia, Petrus Retob, berlangsung di ruang rapat STPK St. Yohanes Rasul, Waena, Jumat (6/6/2025).
“Kami melakukan rapat ini untuk mengecek kesiapan dari masing-masing seksi, mengingat acara perayaan Pentakosta ini akan dihadiri oleh ribuan masyarakat dan keluarga Kei Maluku Tenggara yang ada di Kota, Kabupaten Jayapura, serta Keerom. Oleh sebab itu, kami perlu melakukan rapat panitia,” ujar Evaristus Silitubun.

Perayaan Pentakosta Keluarga Kei di Jayapura di Gereja Katolik Kristus Terang Dunia Waena, Senin (9/6/2025). (Foto: Istimewa)
Perayaan Sarat Budaya yang Berlangsung ke-11 Kali
Perayaan Pentakosta bagi masyarakat Kei di Keuskupan Jayapura telah menjadi agenda tahunan yang selalu diselenggarakan dengan nuansa budaya Kei Maluku Tenggara yang kental. Tahun 2025 ini menandai perayaan yang ke-11 kalinya.
“Setiap tahun telah berlangsung di tempat-tempat yang berbeda. Tentunya semuanya dilaksanakan dengan bernuansa adat Kei, baik tari-tarian serta lagu saat misa yang juga dinyanyikan dengan bahasa Kei,” ungkap Evaristus Silitubun.
Hal ini menunjukkan komitmen untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Kei dalam setiap aspek perayaan.
Acara akan diawali dengan misa pada pukul 09.00 WIT, yang akan dipimpin oleh para Pastor asal Kei yang bertugas di Jayapura, Papua. Setelah misa, kemeriahan akan dilanjutkan dengan acara hiburan dan makan siang bersama. Uniknya, hidangan yang disajikan adalah menu khas Kei yang dibawa dan dinikmati bersama oleh setiap perwakilan kampung, sebagai simbol persaudaraan yang erat.
Untuk pendanaan acara, panitia telah berupaya keras melalui berbagai cara, termasuk menjual makanan khas Kei seperti embal dan sayur ikan, serta penjualan makanan siap saji seperti KFC. Selain itu, penggalangan dana juga dilakukan melalui kerukunan-kerukunan kampung, memastikan kebutuhan logistik dan operasional acara dapat terpenuhi dengan baik.
Perayaan Pentakosta Keluarga Kei ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga pengukuhan ikatan persaudaraan dan kebersamaan yang kuat di antara masyarakat Kei di Tanah Tabi. **













