Resmikan Kapela St.Kornelius Kemisake, Bupati Jayawijaya Apresiasi Komitmen Para Kepala Kampung

Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua saat foto bersama dengan para pastor usai pentahbisan gedung Kapela St Kornelius Kemisake, di Distrik Itlay Hisage. (Foto : Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas|

Papuainside.com, WAMENA – Bupati Jayawijaya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada para kepala kampung di Distrik Itlay Hisage, lebih khusus kepada para kepala kampung yang diberikan tanggungjawab untuk membangun gedung Kapela St. Kornelius Kemisake.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara pemberkatan Kapela St.Kornelius Kemisake, Selasa (27/12/2022).

“Terimakasih kepada para kepala kampung yang komitmen untuk menyelesaikan pembangunan gedung kapela ini, saya atas nama pemerintah, pribadi dan masyarakat menyampaikan terimakasih banyak. Ini semua karena kehendak Tuhan sehingga gedung gereja ini bisa rampung,” ungkap bupati Jhon Banua.

Menurut bupati, menyelesaikan pembangunan di daerah Itlay Hisage merupakan ujian mengingat medah menuju distrik tersebut cukup sulit. Meski demikian tiga gereja yakni Katolik, GKIP, dan GKI yang ada di distrik tersebut dapat dibangunan dengan megah.

“Kami bersukur kepada Tuhan meski medan sulit namun pembangunan gereja dapat rampung,” katanya.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengingatkan para kepala kampung agar menggunakan dana desa untuk pembangunan fisik salah satunya membantu pembangunan gereja, dari pada dana desa digunakan untuk hal-hal yang tidak jelas.

“Ada instruksi bupati yang memperbolehkan penggunaan dana desa untuk pembangunan gereja. Terimakasih kepada masyarakat Kemisake yang sudah menggunakan dana kampung untuk membangun gereja,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Dekenat Pegunungan Tengah Pastor Kornelis PR, berharap agar bangunan kapela ini dapat digunakan dengan baik oleh umat untuk berkumpul dan berkomununikasi dengan Tuhan.

“Saya harap dari situ kita bisa memetik buah-buah yang baik untuk kehidupan kita. Kapela yang megah juga harus menjadi cerminan bahwa hati kita harus sungguh-sungguh terarah untuk Tuhan,” katanya.

Atas nama Tim Pastoral Dekenat Pegunungan Tengah, ia juga menyampaikan terimakasih kepada bupati yang selalu dan terus memberikan perhatian bagi umat katolik ketika akan membangun rumah Tuhan.

“Terimakasih bapak bupati, Pengalaman dimana-mana kalau untuk gereja bapat bupati selalu memberikan bantuan dan ini luar biasa. Atas nama seluruh umat di dekenat ini menyampaikan terimakasih,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi pemda Jayawijaya yang terus memberikan perhatian dan mendorong para kepala kampung untuk mengunakan dana kampung dengan baik.

“Terimakasih juga untuk para kepala kampung yang sudah menggunakan dana ini dengan baik sesuai peruntukannya, apa yang menjadi harapan pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat dam umat ditempat ini,” pungkasnya.

Pembangunan kapela ini sendiri menghabiskan biaya kurang lebih Rp 3 milyar, yang mana sebagian besar anggarannya bersumber dari sumbangan umat, dana desa dan bantuan para donator. Pemda Jayawijaya sendiri memberikan bantuan sebesar Rp 300 juta rupiah untuk perampungan gedung kapela yang dimulai pembangunannya pada 8 Januari 2022 lalu. **