Ratusan Aparat Gabungan Ikuti Apel Pengamanan Pasca Pemungutan Suara di Puncak Jaya

Ratusan aparat gabungan saat mengikuti apel gabungan di Puncak Jaya. (Foto : Polda Papua)

Oleh : Faisal Narwawan|

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA – Apel pengamanaan dalam rangka kesiapsiagaan aparat keamanan digelar di Puncak Jaya, Sabtu (30/11/2024) kemarin.

Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswarabersama Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma, memimpin apel tersebut.

Apel digelar sebagai bukti  kesiap-siagaan aparat untuk pengamanan pasca tahapan pemungutan suara di daerah tersebut berlangsung.

Apel kesiap-siagaan ini diikuti ratusan aparat gabungan TNI-Polri, digelar di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Puncak Jaya.

Ratusan personel yang mengikuti apel terdiri dari,  Polres Puncak Jaya, Kodim 1714/Pj, Satgas Yonif Raider 753/AVT, Satgas Yonif Raider 715/MTL serta Brimob Yon A dan B Polda Papua BKO Puncak Jaya.

Dalam arahannya Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, mengatakan perlu adanya langkah antisipasi  pasca pemcoblosan.

“Direncanakan beberapa distrik yang ada terutama pada wilayah zona II Distrik Ilu dan sekitarnya yang akan membawa logistik suaranya menuju Kantor KPU, sehingga kami harapkan kepada seluruh rekan-rekan untuk selalu siap siaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolres melalui keterangan pers yang dikeluarkan Humas Polda Papua, Minggu (1/12/2024).

Lebih lanjut, Kapolres berharap TNI-Polri tetap memperhatikan penggunaan senjata api dalam menghadapi aksi saling serang antar pendukung.

“Apabila keadaan sudah terdesak dan mengancam nyawa barulah dilakukan tindakan,“jelasnya.

“Tugas kita adalah mensterilkan area Kantor KPUD apabila ada massa mobilisasi yang memaksa masuk agar diimbau sesuai dengan kesepakatan perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak,” katanya lagi.

Menurutnya, apa yang disepakati harus ditaati dan yang boleh masuk hanya penyelanggara dan saksi dari masing-masing paslon. “Massa yang tidak berkepentingan silahkan berada di posko pemenangan saja,” tambahnya.

Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma, juga menambahkan apabila terjadi suatu kejadian yang sudah di luar kendali agar laksanakan sesuai dengan prosedur.

“Saya tidak mau prajurit saya menjadi korban, tapi tetap kedepankan imbauan ataupun komunikasi karena ini bukan masalah kita, apapun ceritanya kita pertahankan posisi, apabila posisi tersebut tidak mampu pengunduran dalam kelompok jangan sampai terpecah, yang berada di ring luar merapat ke ring dalam,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan tentang sinergitas aparat keamanan.  “Apabila kita sudah bersinergi dan kuat, insyaAllah kita dapat mengendalikan situasi keamanan yang ada di Puncak Jaya, selalu semangat dan tetap perhatikan keselamatan dalam bertugas karena keselamatan adalah hal utama,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *