Profil 3 Anak Asli Papua Pimpin DOB

Mendagri Muhammad Tito Karnavian, melantik 3 Penjabat Gubernur DOB Papua di Plaza Gedung A, Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No. 17 Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022). (Foto: Istimewa)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAKARTA—Mendagri Muhammad Tito Karnavian atas nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi melantik 3 Penjabat Gubernur, masing-masing Penjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dan Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo.

Pelantikan tersebut berlangsung di Plaza Gedung A, Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No. 17 Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).

Mendagri dalam sambutannya meminta para penjabat gubernur 3 provinsi baru di Papua yang baru dilantik, untuk bekerja dengan hati.

“Pergunakanlah yang baik anggaran yang ada, untuk masyarakat, rangkul semua pihak dan jagalah stabilitas politik keamanan di Papua,” ujarnya.

Mendagri menyebutk masing-masing anak asli Papua yang pimpin DOB. Mulai dari Apolo Safanpo yang dinilai masih muda, namun diyakini oleh negara dengan bekal sebagai Rektor Uncen Jayapura memiliki kapabilitas.

“Tentunya akan didukung penjabat birokrat lainnya dan diperkuat dengan kemampuan akademik yang bapak miliki,” tutur Mendagri.

Termasuk Nikolaus Kondomo sebagai anak asli Papua dari selatan Papua, namun diyakini mampu memimpin Papua Pegunungan dengan modal sebelumnya sebagai Kajati Papua.

“Kami yakin, Pak Kondomo paham betul daerah pegunungan dan mampu membawa perubahan,” jelasnya.

Sedangkan untuk Ribka Haluk, sebagai perempuan asli Papua yang memberikan nilai positif dengan kemampuan yang dimiliki dalam berkarir.

Karir Ribka tak diragukan saat memimpin Bupati Yalimo sebagai penjabat bupati tahun 2020. Saat itu, konflik pilkada berkepanjangan di Yalimo dan menjadi daerah dengan waktu pilkada yang cukup lama yakni 1,3 tahun.

“Ini trust luar biasa, ibu ditempatkan di tengah konflik, saling bakar serang dan ibu masuk dengan sifat keibuan di Yalimo. Ini luar biasa dan akhirnya pilkada selesai dan aman. Ini menjadi prestasi laur biasa di mata pemerintah pusat. Dengan modal ini, kami percaya ibu mampu membawa Papua Tengah lebih baik, walaupun daerah ini juga tidak ringan,” terang Mendagri. **