Image  

Polda Papua Waspadai Aksi Teror Pasca Bom Medan

Wakapolda Papua Brigjen Pol Yacobus Marzuki. (foto: faisal narwawan)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Polda Papua tetap mewaspadai aksi terorisme di wilayahnya yang mungkin saja terjadi pasca ledakan bom diduga bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengatakan, untuk warga Papua diharapkan tak ada kepanikan usai ledakan bom bunuh diri tersebut.

“Kami berharapa untuk Papua tak ada kepanikan tapi tetap waspada,” ungkap Wakapolda usai memimpin upacara HUT Brimob ke 74 di Lapangan Mako Brimob Polda Papua, Kamis (14/11/2019).

Ia membenarkan jaringan terorisme terstruktur dan bisa saja terdapat di setiap provinsi  di Indonesia.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk membantu Polri dengan melaporkan jika terdapat warga maupun kelompok yang mencurigakan.

“Manakala ada yang dicurigai laporkan ke kepolisian terdekat nanti  ada tim yang menangani,” ucap Wakapolda Marjuki.

Kata dia, salah satu tujuan teroris di tanah air adalah kepanikan untuk itu masyarakat diminta tak termakan isu yang berkembang.

Isu Hoax yang beredar melalui media sosial juga patut diwaspadai warga Papua. Katanya, jangan sampai jelang Natal dan tahun baru malah tersebar isu yang memecahkan umat beragama di Papua.

“Kita akan cek, apakah ini ada kaitan dengan lampung, dan JAD (Jamaah Ansharut Daulah,red). kita waspada saja,” ucapnya lagi.

Kepada Polres Jajaran Polda Papua juga memberikan arahan agar dapat lebih waspada.  “Arahan biasa karena ini juga menjelang 1 Desember dan Natal,” ujarnya lagi.

Polda Papua juga mewaspadai pergerakan di momen Natal dan Tahun baru 2020.

“Mereka beraksi di momen ini, makanya arahan Kapolda untuk perayaan pra natal di isi dengan kegiatan sof.  Seperti pesparani yang dibuka di Uncen hari ini. Ini untuk  menyejukan Papua,” tutupnya. **