Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) menyerahkan 97 unit tabung listrik kepada Korem 172/PWY, Kamis (16/12/2021).
Nantinya melalui Korem 172/PWY, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebut akan didistribusikan kepada warga remote area atau yang belum teraliri listrik.
Terdapat dua kabupaten yang menjadi sasaran penyerahan tabung listrik, yaitu Kabupaten Sarmi diserahkan ke Distrik Apawer Hilir sebanyak 60 unit, Distrik Pantai Timur 20 unit dan di Kabupaten Jayapura akan diserahkan kepada warga di Distrik Depapre sebanyak 17 unit.
Kasrem 172/PWY, Kolonel Inf Wempi Ramandei menjelaskan penyerahan bantuan tersebut lahir dari sinergi PLN Peduli dan Korem/172 dalam rangka mendukung pembinaan teritorial dan komunikasi sosial TNI AD di Papua.
“Panglima TNI kita tahu bersama telah mengubah pola operasi di Papua menjadi pembinaan teritorial dan komunikasi sosial,” kata Ramandei.
Komunikasi yang dibangun Korem 172 dan PLN itulah nantinya juga diharapkan mampu membantu TNI di dalam tugas pembinaan dan komunikasi sosial TNI kepada masyarakat Papua.
“PLN mendukung program TNI dan ini sangat menguntungkan bagi masyarakat yang belum menikmati listrik. Kita juga harapkan dari program kolaborasi yang ada dapat benar-benar menyadarkan masyarakat bahwa TNI hadir di Papua bukan untuk meresahkan, tapi ikut membantu, sehingga masyarakat bisa cinta terhadap TNI,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan tabung listrik tersebut nantinya akan didistribusikan Makorem 172/PWY melalui satuan – satuan teritorial dalam program Bakti TNI.
Ia mengakui, selain dua daerah tersebut masih banyak wilayah di Papua yang belum dijangkau listrik, namun pihaknya bertekad untuk membantu daerah terdekat yang belum teraliri listrik dengan dukungan PLN.
“Kita juga akan berkoordinasi dengan PLN untuk mengetahui mana daerah yang bisa dijangkau untuk memunkinkan dialiri listrik. Semoga kerjasama ini terus berjalan sehingga terus bermanfaat bagi kesejahteraan warga di Papua,” jelasnya.
Sementara, GM PLN UIW PPB, Abdul Farid menjelaskan, bantuan tabung listrik tersebut adalah progam PLN peduli yang merupakan bagian dari tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN.
“Kami dapat informasi dari Korem bahwa ada kawasan yang belum tersentuh PLN dan kita komunikasikan sehingga tercipta peluang untuk menyerahkan bantuan ini,” katanya.
Kolaborasi positif yang dilakukan itu, kata Abdul Farid, juga diharapkan mampu mendukung program TNI yang mengedepankan pendekatan teritorial.
PLN sendiri mempunyai program untuk dapat melistriki seluruh desa di Indonesia yang misinya selesai pada 2024.
“Kita sesuaikan kondisinya jika jauh dari jangkauan maka akan kami sentuh dengan program elektrifikasi. Harapannya kepada masyarakat bahwa bantuan ini bisa memperbaiki kehidupan,” katanya.
Tabung listrik itu sendiri telah dilengkapi dengan fasilitas untuk mencharcer hand phone, sehingga tak hanya penerangan saja yang terbantukan, tapi juga mampu memberikan pelayanan di bidang komunikasi. **












