PJS Bupati Yohanes Lani Berharap Trigana Kembali Layani Penerbangan ke Oksibil  

Pertemuan antara PJS Bupati Pegunungan Bintang Yohanes P Lani dengan revenue control manager Pt Trigana Air Service Jakarta Budi Eko Gunarto. (foto: dok/ist)

PAPUAINSIDE.ID, JAKARTA— PJS Bupati Pegunungan Bintang Yohanes Penius Lani, S.Kom, M.Pwk didampingi Kepala Bandara  Oksibil atau UPBU Oksibil Agus Hadi S,  bertemu dengan Eko Budi Gunarto Revenue Control Manager PT Trigana Air Service, di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Adapun inti pertemuan mencari Solusi agar PT Trigana kembali melayani perbangan ke Oksibil pasca tergelincirnya pesawat Trigana di Serui dan satu unit mengalami kerusakan di Merauke yang mengakibatkan hampir tiga minggu tidak melayani penerbangan ke Oksibil.

PJS Bupati Yohanis Lani di Jakarta menjelaskan tujuan menemui petinggi Trigana untuk mendapatkan Solusi karena pelayanan ke masyarakat tidak bisa terhenti. ‘’Ini adalah masalah yang serius dan harus segera dicarikan solusinya sebab pemerintah hadir itu untuk mencari solusi memberikanpelayanan kepada masyarakat,’’ ujarnya.

PJS Bupati menjelaskan, beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam pembicaraan tersebut, antara lain: Pesawat Trigana jenis ATR akan kembali beroperasi melayani penerbangan ke Oksibil. Akan ada penambahan armada sehingga penerbangan ke Oksibil akan dilayani dua pesawat, dan pihak Trigana mohon maaf ke seluruh masyarakat Oksibil atas kurang maksimalnya pelayanan.

PJS Bupati Yohanes juga berharap rute ke Oksibil dilayani dari pagi sampai siang hari, mengingat medan dan cuaca yang ekstrim. ‘’Mengharapkan agar rute Oksibil harus pada pagi hari sampai siang tidak boleh siang hari sampai sore mengingat medan dan alam di Pegunungan Bintang yang sangat ekstrim,’’ jelasnya.

Kebutuhan agkutan udara saat ini sangat dibutuhkan karena sedang berlangsung proses Pilkada Kabupaten dan Pilgub Papua Pegunungan serta akan ada ivent besar lainnya yaitu temu OMK Sekeuskupan Jayapura yg dipusatkan di Dekenat Pegununungan Bintang.

‘’Harapan kami pemerintah, kepala bandara dan pihak penerbangan agar terus bersama sama membangun komunikasi yang intens untuk masalah ini,’’ harapnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *