Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Tim Perum Damri Cabang Jayapura, Balai Pengelolaan Pengembangan Transportasi Darat (BPPTD) XXV Provinsi Papua dan Papua Barat, Kementerian Perhubungan RI dan DPR Papua, melakukan survey untuk usulan penambahan trayek baru di sejumlah rute di wilayah pinggiran kota di Papua, Selasa (08/06/2021) lalu.
Usulan penambahan trayek baru itu antara lain, Kriko—Jayapura, Yanamaa-Arso Kota-Jayapura, Arso 13-Yokiwa-Yoka-Jayapura dan Lereh-Taja-Jayapura (PP).
General Manager Perum Damri Cabang Jayapura Roby Mansoben dan Ketua Fraksi Otsus DPR Papua John Gobai, yang dikonfirmasi Sabtu (12/06/2021) menjelaskan survey ini dilakukan untuk penambahan trayek baru, khususnya di wilayah pinggiran kota, yang selama ini tak terlayani.
Dikatakan, survey ini menjadi usulan trayek, sehingga BPPTD Papua dan Papua Barat yang akan memutuskan layak tidaknya usulan penambahan trayek baru, yang menjadi prioritas untuk disetujui.
Syarat syarat penambahan trayek baru, katanya, antara lain, usulan dari sekelompok masyarakat di wilayah pinggiran yang belum dilayani, karena tugas Damri adalah bagaimana menjadi jembatan antara kota dan pinggiran.
Dikatakan usulan penambahan trayek baru ini menjadi perhatian bersama, untuk bagaimana meningkatkan ekonomi rakyat.
“Tentunya Damri dengan mengangkut masyarakat di wilayah pinggiran, yang akan menjual hasil kebun ke kota bagi pemasukan ekonomi keluarga,” tuturnya.
Ia mengatakan, usulan penambahan trayek baru ini dengan sendirinya akan ada penambahan armada baru, mengingat usia armada lama.
“Rencananya sejumlah armada bus akan tiba di Jayapura akhir tahun ini,” ucapnya.
Sementara itu, John Gobai menuturkan usulan penambahan trayek baru ini merupakan respon dari aspirasi masyarakat, terutama Mama –Mama Pedagang Asli Papua, yang mengeluh kesulitan memasarkan hasil kebunnya, karena jarak tempuh yang jauh dari pinggiran menuju ke kota Jayapura.
“Jika hasil survey baik, Damri akan masukan bus ke sejumlah trayek tersebut,” tuturnya.
Gobai menyampaikan, BPPTD XXV Provinsi Papua dan Papua Barat sebelumnya telah menyetujui usulan penambahan trayek baru Nabire-Dogiyai, Deiyai-Paniai (PP). Kini sejumlah armada Damri telah beroperasi melayani masyarakat setempat.
Dikatakan pihaknya menyampaikan terima kasih kepada BPPTD, Perum Damri Cabang Jayapura, yang telah merespon harapan masyarakat pinggiran.
“Kami mohon dukungan semua pihak, agar usulan ini penambahan trayek baru ini segera direalisasikan,” tambahnya. **














