Percepatan Vaksinasi di Papua, Polri Fokus Daerah Tujuan

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri dan jajaran, ketika meninjau vaksinasi massal hari kedua di Terminal Tipe A Entrop, Jayapura. (Foto: Faisal Narwawan)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Percepatan vaksinasi di Kota tujuan termasuk di Papua menjadi perhatian pemerintah pusat.

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri kepada wartawan mengungkapkan, Kabupaten dan Kota Jayapura merupakan salah satu kota tujuan tersebut, sehingga perlu dimaksimalkan upaya vaksinasi.

“Timika dan Nabire juga akan kami ambil langkah. Jadi kami koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI dan BIN di daerah untuk melakukan akselerasi percepatan vaksinasi,” kata Kapolda Fakhiri usai meninjau vaksinasi massal hari kedua di Terminal Baru Tipe A Entrop, Jayapura, Jumat (18/2/2022).

Kata dia, kota tujuan lainnya ada Biak, Serui dan Wamena juga menjadi fokus percepatan vaksinasi.

Disampaikan Fakhiri, Polri pun mengharapkan dukungan media untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya vaksin.

“Kami juga akan berusaha, untuk melakukan pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat lebih ekstra lagi, supaya mereka mau divaksin,” katanya.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto, SH, MH dalam kesempatannya mengatakan, dengan kondisi geografis Papua yang cukup berat dan otomatis berbeda, sehingga  vaksinasi saat ini digalakkan pada daerah yang interaksi sosialnya cukup tinggi.

“Inilah yang perlu didorong, agar target capaian vaksinasi bisa terpenuhi dan dapat mencapai 80 persen. Harapannya pandemi ini bisa segera berakhir,” ujarnya.

Untuk daerah pegunungan di Papua,  ia mengakui interaksi sosial di sana masih terbatas dan penyebaran virus tak terlalu mengkhawatirkan.

Seorang anak tengah menerima anak di di Terminal Baru Tipe A Entrop, Jayapura.(Foto: Faisal Narwawan)

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa juga mengutarakan hal senada.

Menurutnya, arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tepat di Papua yakni percepatan vaksinasi pada daerah tujuan di Papua.

“Utamannya harus tetap mempertahan protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah, termasuk edukasi soal vaksinasi,” jelas Pangdam.

Walikota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano, MM mengatakan bahwa vaksinasi di Kota Jayapura, untuk dosis pertama telah mencapai 80,5  persen, vaksin kedua 75,5 persen dan vaksin ketiga 0, 35 persen.

Mengingat kasus aktif Covid-19 saat ini terus menanjak, Pemkot Jayapura telah melakukan pembatasan dan pengetatan pemeriksaan penumpang kapal laut di Jayapura.

“Kami juga telah menyurati kementerian perhubungan untuk membatasi kapal yang masuk ke kota Jayapura. Saat ini ada tiga kapal yang masuk,” jelas Walikota BTM.

Selain kebijakan tersebut, Pemkot Jayapura juga meminta tak boleh mengangkut penumpang dari beberapa daerah tertentu di Indonesia.

“Ada pelabuhan tertentu yang kami minta agar tak angkut penumpang jika ke Jayapura, ini kami lakukan karena kami melihat hingga 30 persen positif Covid-19 dan tanpa identitas yang jelas,” tandasnya.

Kota Jayapura juga mengeluarkan kebijakan bahwa penumpang hanya boleh turun di kota Jayapura jika dengan identitas jelas dan  telah divaksin. **