Penyandang Disabilitas, Narapidana Terima Tumpeng HUT-48 PDIP

Penyerahan tumpeng di LP Kelas II A Abepura oleh Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) disaksiksan Ketua DPD PDIP Papua John Wempi Wetipo (JWW). (foto: Makawaru Da Cunha)

Oleh: Makawaru Da Cunha

PAPUAInside.com, JAYAPURA—DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua membagikan 48 tumpeng kepada perwakilan tokoh adat, agama, perempuan, pemerintahan, nara pidana, kaum disabilitas, paguyuban, hingga wartawan.

Pembagian tumpeng berbahan dasar panganan lokal, berupa umbi-umbian, papeda, jagung, ikan, telur ayam dan panganan lokal lainnya dibagikan, untuk merayakan HUT ke 48 PDI Perjuangan yang diperingati serentak di seluruh Indonesia, Minggu (10/01/2021).

Sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Papua melakukan pencanangan gerakan penanaman 1.600 pohon sagu oleh Ketua DPD PDIP Papua Jhon Wempi Wetipo (JWW)  di kawasan Pantai Khalkote, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (09/01/2021).

Ketua DPD PDIP Papua JWW foto bersama pengurus Yayasan Humania usai penyerahan tumpeng  di Yayasan Tuna Netra Humania Polimak Jayapura (foto: Dok PDIP Papua) 

Untuk mengawali pembagian tumpeng, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, JWW melakukan ibadah bersama dengan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Abepura, yang dilanjutkan dengan penyerahan tumpeng dan makan bersama.

“Terima kasih kepada Lapas Abepura yang telah menerima kami, berdoa serta makan bersama dalam merayakan HUT ke 48 PDI Perjuangan hari ini,” jelas  JWW.

JWW menyebutkan warga binaan di lapas Abepura selalu dikaitkan sebagai orang yang paling berdosa dan tak berguna.

“Namun yakinlah, mereka yang berada di luar sana belum tentu lebih baik. Jadi, tetaplah melakukan hal terbaik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM) menambahkan warga binaan di lapas tetap akan diterima di tengah masyarakat dengan pembinaan yang telah dilakukan di dalam lapas.

“Jangan berkecil hati. Pemkot Jayapura tetap memiliki perhatian lebih untuk Lapas Abepura,” katanya.

Benhur menyebutkan salah satu fasilitas yang dibangun oleh Pemkot Jayapura adalah lapangan futsal, hingga penampungan bak air bersih.

“Bahkan, jika lapas ini akan direnovasi, pasti Pemkot Jayapura juga akan membantu,” jelas BTM.

Benhur meyakinkan kepada warga binaan di Lapas Abepura tetap akan mendukung untuk kemajuan terbaik, misalnya pengembangan grup musik di dalam lapas, hingga kerajinan daur ulang yang dikerjakan oleh warga binaan.

“Kalau perlu, untuk grup musik, kita akan bantu buatkan CD dan dipasarkan albumnya, termasuk hasil kerajinan tangan bisa dipamerkan dan dijual kepada masyarakat,” tambah BTM.

Tetap Eksis Bersama Rakyat

PDI Perjuangan Papua berterima kasih kepada semua pihak yang turut membesarkan partai berlambang banteng moncong putih, walaupun dalam perjalanan partai, ada suka serta duka dan masalah, namun partai tetap eksis hingga kini.

10 Januari 2021, PDI Perjuangan berusia 48 tahun dan instruksi DPP PDI Perjuangan dengan perayaan 48 tahun di tengah pandemi Covid-19, PDI Perjuangan tetap berbagi kasih kepada semua orang.

“Pembagian tumpeng hari ini adalah wujud PDI Perjuangan bersama rakyat, termasuk merayakan ulang tahun di Lapas Abepura dan membagikan tumpeng ke kaum disabilitas di Yayasan Tuna Netra Humani, Polimak,” jelas JWW.

JWW menambahkan PDI Perjuangan adalah partai rakyat dan hadir di tengah rakyat. “PDI Perjuangan wujudkan cinta kasih itu dan telah teruji dengan usia ke 48 tahun, PDIP mengetahui bagaimana cara maju bersama rakyat,” katanya. **