Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAINSIDE. ID, JAYAPURA—Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal di Papua, diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Usaha Produktif (BUP) di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada sektor peternakan babi, yang merupakan komoditas penting bagi masyarakat setempat.
Bantuan ini, yang merupakan dukungan inisiatif untuk bulan November 2025, diserahkan berupa 3 ekor bibit babi unggul beserta kelengkapan pembangunan kandang.
Penyerahan awal dilakukan kepada Yohan Kegakoto, seorang tokoh intelektual berpengaruh asal Dogiyai. Selanjutnya, Yohan menyerahkan bantuan tersebut kepada Darius Tigi, tokoh pemuda di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, sebagai penerima manfaat utama yang akan mengelola usaha ini.
Dukungan Strategis dari Pemerintah Pusat
Program ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Republik Indonesia, untuk mendorong usaha produktif di sektor peternakan babi.
Bantuan tersebut mencakup alokasi dana untuk pembelian bibit ternak babi, pakan lokal, material pembangunan kandang (termasuk pasir cor, kayu, dan perlengkapan penunjang), yang secara keseluruhan dirancang untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian usaha.
Dalam sambutannya, tokoh intelektual Yohan Kegakoto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, dan seluruh jajaran pemerintah pusat.
Ia memandang bantuan ini bukan sekadar sumbangan, melainkan langkah strategis yang mampu membangkitkan semangat kewirausahaan dan kemandirian di kalangan masyarakat lokal.
“Bantuan ternak babi ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah pusat,” ujar Kegakoto.
“Kami sangatberharap program strategis seperti ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas guna mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi warga Papua,” jelasnya lagi.
Kegakoto menambahkan bahwa dipilihnya Darius Tigi untuk mengelola bantuan tersebut adalah upaya nyata untuk menciptakan model usaha ekonomi lokal yang berbasis peternakan babi.
Diharapkan, keberhasilan Tigi dapat menginspirasi pemuda dan masyarakat lain di Dogiyai untuk mengembangkan potensi usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Komitmen Penerima Manfaat untuk Produktivitas
Darius Tigi, selaku pengelola utama usaha, menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur dan komitmen tinggi. Ia berjanji akan mengelola ternak babi ini secara profesional dan produktif, dengan tujuan agar usaha ini dapat memberikan kontribusi nyata tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar Kampung Ikebo.
Sebagai langkah lanjutan, akan dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) berkala terhadap perkembangan usaha ternak ini.
Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan termanfaatkan secara optimal sesuai dengan tujuan program, sekaligus memperkuat citra positif pemerintah sebagai mitra pembangunan di tengah masyarakat Papua.
Melalui program BUP ini, diharapkan masyarakat Dogiyai semakin termotivasi untuk menggali dan mengembangkan potensi sumber daya lokal, serta mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah. **














