Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.id, WAMENA—Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengajak warganya yang ada di Wamena, untuk kembali ke Kenyam ibu kota Kabupaten Nduga.
“Kalau masyarakat Nduga yang ada di Wamena mau kembali ke Kenyam, uang APBD saya siapkan,” ungkapnya kepada media di Wamena, Kamis (2/3/2023).
Menurutnya, saat ini kondisi Kenyam aman, ada TNI/Polri yang siap menjamin keamanan masyarakat.
“Sekali lagi saya siapkan pesawat, agar masyarakat pulang ke sana, dari pada keluar anggaran terus hanya untuk menyelesaikan masalah,” katanya.
Ditambahkannya, beberapa kali peristiwa yang terjadi di Wamena banyak korban warga Nduga, dan yang terakhir rusuh Sinakma tiga orang warga Nduga menjadi korban.
Oleh sebab itu, dirinya menghimbau warga Nduga yang masih berada di Wamena, agar semuanya harus kembali ke Kenyam.
“Tinggal di sini (Wamena) tidak ada pekerjaan, dan nongkrong-nongkrong saja lalu ketika ada masalah orang Nduga yang maju lebih dulu, sehingga jadi korban. Saya minta, baik yang sekolah maupun masyarakat Nduga pada umumnya yang tinggal di Wamena, segera kembali ke Nduga,” tuturnya.
Dikatakan Namia, di Nduga banyak lahan kosong yang dapat diolah masyarakat.
“Ada kebun yang bisa diolah, ada babi yang bisa dipelihara, sehingga ekonominya bisa berkembang. Namun kalau tetap tinggal di Wamena kemudian tidak ada pekerjaan, sehingga ada masalah mereka ikut terlibat. Tinggal di sini banyak persoalan yang mereka lakukan. Jadi sebaiknya mereka pulang ke Nduga saja,” jelasnya.
Penjabat bupati Nduga menegaskan kedepan dirinya tidak akan membantu, jika masyarakat Nduga terlibat masalah di Wamena, karena Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah telah sepakat, jika terjadi perang atau pembunuhan maka tidak ada kompensasi lagi, tapi proses hukum.
“Jadi saya tegaskan, besok-besok saya tidak akan bantu lagi cukup peristiwa kemarin (rusuh Sinakma) terakhir. Jangan sampai jadi kebiasaan masyarakat, mereka yang buat masalah pemerintah yang bantu selesaikan. Jadi saya tegaskan kedepan tidak ada lagi,” tutupnya. **














