Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Wakil Walikota Jayapura Ir H Rustan Saru meninjau lokasi kebakaran 9 unit rumah (sebelumnya diberitakan 8 unit,-Red) di kompleks pemukiman warga Kamkey, Abepura tepatnya di belakang SD Negeri 1 Abepura, Sabtu (24/04/2021) pagi.
Pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota menyampaikan Pemkot Jayapura juga turut berduka cita atas meninggalnya dua warga dalam musibah kebakaran itu.
Dikatakan, Pemerintah Kota Jayapura akan mendata para korban sehingga dapat memastikan jumlah jiwa yang ada. Pihaknya bertindak cepat untuk memulihkan trauma dan kebutuhan para korban.
“Termasuk rumah yang terbakar, bayi berapa, orang tua berapa, anak-anak berapa juga kaum wanita berapa. Itu akan kami data sekaligus nanti pihak Kepolisian melakukan penyelidikan atas kasus tersebut walaupun sudah ada keterangan saksi, tapi kita serahkan kepada kepolisian untuk menyelesaikan musibah ini,” ujar Rustan Saru.
Untuk melayani korban, Pemerintah Kota Jayapura akan membuka posko bantuan dan dapur umum selama seminggu dengan maksud mencukupi kebutuhan makan minum para korban yang ada.
“Selama satu minggu Pemerintah Kota hadir di sini meyiapkan makanan siap saji, mulai pagi, makan siang hingga makan malam. Jadi kami akan bangun tenda dan bangun dapur umum, termasuk melayani korban yang masih bayi dan balita,” ungkap Rustan Saru.
Ia meminta korban yang kehilangan surat-surat berharga agar dapat melapor kepada dinas terkait sehingga Pemkot Jayapura akan membantu kepengurusan surat-surat tersebut.
“Itu rencana jangka pendek kita dan saya harap warga menjadikan ini sebagai pembelajaran agar tetap berhati-hati. Jangka panjangnya data semua korban maka kedepan akan dibantu bangunannya,” ucapnya lagi.
Sebelumnya, sembilan unit rumah di belakang SDN Kamkey Abepura, Jumat (23/04/2021) malam habis terbakar. Ironisnya dalam peristiwa tersebut dua warga yang sedang sakit tewas terbakar. Kebakaran mulanya terjadi pukul 11.00 WIT. Diduga kebakaran terjadi karena kurangnya pengawasan orang tua yang membiarkan anaknya bermain korek api. Meski begitu, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.
Peristiwa kebakaran di Kota Jayapura dalam sebulan ini cukup banyak terjadi. Selain rumah warga, kebakaran juga terjadi di Pasar Youtefa lama, menimpa pabrik tempe juga rumah padat penduduk. Untuk itu, pada musibah sebelumnya Pemkot Jayapura telah mengimbau semua warga agar berhati-hati dan tetap waspada saat di malam hari. **














