Pemkab Manokwari Segera Bangun Ruang Terbuka Publik di Borasi

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw, MSi, menyampaikan sambutan, ketika launching pembongkaran bangunan yang terkena dampak pembangunan ruang terbuka publik (RTP) Borasi Manokwari, bertempat di Ex Kantor Dinas Perumahan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (16/6/2024). (Foto: Humas Pemprov Papua Barat)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, MANOKWARI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari melaunching pembongkaran bangunan yang terkena dampak pembangunan ruang terbuka publik (RTP) Borasi Manokwari, bertempat di Ex Kantor Dinas Perumahan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (16/6/2023).

Launching bangunan ini dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw, MSi, Bupati Manokwari Hermus Indou, Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, SSos, Kapolda Papua Barat, Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Daniel Tahi Monang Silitonga, Kepala OPD di lingkup Pemkab Manokwari.

“Pembangunan RTP ini adalah salah satu dari 5 program strategis yang disetujui Kementerian PUPR. Ini merupakan perjuangan yang tidak mudah, sehingga 5 program strategis ini harus di kawal dengan baik. Kita mendapat dukungan dari Gubernur hingga seluruh unsur Forkopimda di Papua Barat,” ujar Bupati Manokwari Hermus Indou.

Dirinya mengatakan bahwa pembangunan merupakan cara untuk transformasi suatu daerah. Pembangunan juga merupakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita butuh tranformasi secara menyeluruh baik dalam ekonomi infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Kita perjuangkan untuk pelayanan kepada masyarakat,”kata Bupati.

Untuk bangunan yang terdampak pembangunan, akan dianggarkan pembangunan rumah tipe 70 sebanyak 4 unit.

“Nilai KJPP yang ditawarkan sebesar Rp 68 miliar dimana kami sudah menyediakan sebagian anggaran untuk mengganti untung kepada masyarakat yang terkena dampak,” jelas Hermus.

Gubernur Waterpauw menuturkan bahwa pembangunan RTP ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Sejak ditetapkan 5 program strategis untuk pembangunan Manokwari sudah ada tim percepatan yang mengawal program yang ada.

“Saya sudah menunjuk tim percepatan untuk rencana pembangunan strategis dimana dari 6 program strategis ada 5 program yang diterima oleh kementerian PUPR”, ucapnya.

Dirinya mengajak agar seluruh unsur baik daerah dan provinsi begitupun Forkopimda turut ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Mari sama-sama kita bergandengan untuk kemajuan masyarakat yang lebih positif”, ajak Waterpauw.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Manokwari Imanuel Pangaribuan menyampaikan bahwa ini merupakan langkah kesiapan Pemda untuk memulai pembangunan ruang terbuka publik Borasi untuk revitalisasi lapangan lebih moderen lagi.

“Ini sebagian langkah kesiapan Pemda dalam memulai pembangunan juga untuk merevitalisasi lapangan lebih moderen sebagia sarana penunjang kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan bahwa tujuan pembangunan ini untuk meningkatkan sarana prasarana publik yang memadai dan berkualitas juga mempercepat perdagangan di Manokwari.

“Manfaatnya untuk membawa dampak positif untuk peluang dan ruang ekonomi bagi masyarakat untuk startegi peningkatan pemasukan daerah dan sarana pusat kreasi bagi masyarakat Manokwari,” ujarnya

Diketahui, tahap pembangunan sudah memasuki tahap evaluasi, dan target di tahun ini yaitu terbangunnya pondasi dari bangunan utama. Untuk bangunan utama seluas 8896 m³ dengan luas tanah 24.940 hektar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Waterpauw melakukan pembongkaran bangunan menggunakan excavator, didampingi Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII Kasuari. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *