Oleh : Vina Rumbewas |
PAPUAInside.id,WAMENA – Empat titik longsor yang terjadi pada Selasa 11 April lalu menyebabkan terputusnya jalan penghubung Distrik Tailarek dan Distrik Ibele.
Longsor juga menimbun beberapa kebun kebun milik warga Tailarek.
Terkait ini, pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya bergerak cepat menyalurkan bantuan bahan makanan sebagai bahan utama, sembari membuka kembali jalan perhubung yang tertimbun longsor.
“Setelah kami mendapatkan laporan telah terjadi longsor kami langsung turun untuk melihat langsung kondisi masyarakat,” ungkap Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua saat turun langsung ke lokasi longsor, Senin (17/04/2023).
Bantuan yang diberikan berupa 2 Ton beras dan juga mie instan.
“Kami berikan bantuan beras 2 Ton dan mie instan untuk enam kelompok tani yang terkena musibah longsor,” katanya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan ini dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat terdampak.
Pada kesempatan yang sama Rinus Mosib mengatakan longsor ini menyebabkan 50 kebun warga rusak. “Longsor terjadi di empat titik, sedangkan longsor terparah ada dititik ke tiga. Kantor distrik Tailarek pun sebagian terkena longsor,” jelasnya.
Mewakili warga terdampak, Rinus Mosib Tokoh Intelektual menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Jayawijaya yang sudah begitu tanggap.
“Kami menyampaikan terimakasih kepada bapak bupati dan jajaran OPD, karena begitu kami sampaikan laporan langsung direspon,” ungkapnya. **














