Oleh: Vina Rumbewas |
PAPUAInside.com, WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menyalurkan bantuan bahan makanan bagi warga terdampak banjir, terutama bagi warga yang perkebunan sayur dan ubi terendam akibat banjir.
Hari ke empat penyaluran yakni pada Sabtu (20/03/21) penyaluran dibagi dalam dua kelompok yang terdiri dari ke Distrik Silokarnodoga, Muliama, Hubikosi, Asolokobal dan Distrik Pisugi, yang masing-masing dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi SH, M.Hum usai menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Distrik Hubikosi, mengatakan Tim Tanggap Darurat bencana Banjir dan Longsor Jayawijaya memastikan jika anggaran yang dikucurkan pemerintah daerah untuk bantuan yang diberikan kepada warga di 23 distrik terdampak sebesar Rp. 1 milyar yang bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Jayawijaya.
Bantuan ini untuk tanggap darurat selama 14 hari kedepan yang terhitung sejak 23 Maret 2021 dengan rincian belanja barang atau bahan makanan siap saji dan bahan pangan lain yang dibutuhkan warga terdampak.
“Anggaran Rp 1 milyar ini bukan untuk tim, tetapi ini untuk belanja bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti mie instan, sarden, gula, kopi, teh, minyak goreng, garam, biskuit,” ungkap Wabup Yogobi yang juga Ketua Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Jayawijaya, Sabtu (20/03/2021)
Menurutnya, anggaran ini diambil dari pos anggara tak terduga APBD Kabupaten Jayawijaya, karena bencana banjir, akibat curah hujan di Jayawijaya yang tinggi.
“Untuk tanggap darurat ini diambil dari APBD kita, sehingga ini langsung dibelanjakan untuk kebutuhan masyarakat dalam bentuk barang atau bahan makanan yang dibagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan longsor,” jelasnya.
Yogobi juga memastikan untuk hari pertama telah didistribusikan 9.120 kg bahan makanan untuk dua distrik yakni Maima dan Pyramid, sedangkan di hari kedua untuk Distrik Assotipo dan Wesaput terdistribusi 2.675 Kg, untuk hari ketiga sudah terdistribusi ke 6 distrik yakni Silo Sukarno Doga, Aslogaima, Hubikosi, Muliama, Pisugi dan Asolokobal dimana sudah didistribusi 20.190 Kg.
“Kami sudah mendistribusikan bantuan ini ke 10 distrik dari dari data yang ada 23 distrik yang mengalami musibah banjir kemarin, namun demikian ada beberapa data susulnya yang dimasukkan dari distrik karena curah hujan tak berhenti hingga saat ini,” bebernya
Total semua bahan pangan yang telah dikeluarkan, kata Wakil Bupati Jayawijaya, khususnya untuk beras ini sudah 31.985 Kg itu beras diambil dari stok penaganan Covid -19 dan untuk 20 ton yang hari ketiga diambil dari baperstok kemensos yang ada di bulog atau beras cadangan pemerintah.
“Ada 100 ton beras cadangan pemerintah yang kita dapat dari bulog Wamena, dan kita baru menggunakan 20 ton, mudah -mudahkan itu cukup dalam melakukan tanggap darurat.” pungkasnya. **














