PAPUAInside.com, PULAU FANI – Peletakan batu pertama pembangunan rumah prasasti kebangsaan di Pulau Fani menjadi salah satu agenda Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si saat berkunjung ke Pulu Fani, Sabtu (13/08/2022).
Pulau Fani, Raja Ampat salah satu pulau terluar di Papua Barat yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Palau.

“Bersama-sama dengan Pimpinan OPD Provinsi dan atas nama masyarakat Papua Barat saya ingin meletakkan batu pertama. Kita menyatakan bahwa kita siap bersumpah tidak akan satu pulau hilang dari Nusantara,” tegas Pj. Gubernur Waterpauw.
Kehadiran orang nomor satu di Papua Barat disambut tradisi mansorandak oleh masyarakat adat setempat. “Kita junjung tinggi dan siap menjaga kebinekaan,” sambungnya.
Pj. Gubernur juga menyerahkan bantuan Bapok dan tangan kasih Pemprov Papua Barat kepada masyarakat. Ada pula penyerahan santunan jaminan kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Panglima Kodam XVIII Kasuari, Mayjen TNI.. Gabriel Lema, S.Sos turut menyerahkan bantuan sembako dan bahan material untuk perbaikan salah satu gereja di Pulau Fani.
Panglima Komando Armada III Sorong juga memberikan bingkisan berupa perlengkapan kebutuhan makanan yang diterima salah satu perwakilan masyarakat.** (Kominfo Papua Barat)














