Pasca Penembakan di FBLB, Bupati Jayawijaya Mohon Maaf

Bupati Jayawijaya, Athenius Murip. (Foto: Istimewa)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wisatawan dan pengunjung atas insiden penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di hari terakhir Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 Tahun 2026 di Lapangan Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026).

“Atas nama Pemkab Jayawijaya, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wisatawan mancanegara, domestik, dan seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan selama FBLB berlangsung,” ungkap Athenius di Wamena, Senin (10/8/2026).

Pemkab Jayawijaya berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga kejadian tersebut tidak terulang.

Sementara untuk kedua korban luka dalam insiden itu, kata bupati, kini tengah mendapatkan penanganan intensif di RSUD Wamena.

“Pemkab bersama pihak kepolisian dan pihak terkait saat ini dalam proses penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden ini,” tegasnya.

Atas nama pemkab Jayawijaya ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi, serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Ia  mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kedamaian di Jayawijaya.

“Saya mengajak kepada kita semua, mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing, sehingga kabupaten Jayawijaya tetap kondusif.” Imbuhnya.

Sekedar diketahui, insiden OTK terjadi di sekitar lokasi FBLB ke-34 Tahun 2026 si Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Agustus 2026. Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat dan mengakibatkan kegiatan di sekitar lokasi sempat terganggu. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif penembakan. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *