Oleh : Faisal Narwawan|
PAPUAInside.id, JAYAPURA – Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Suzana Wanggai meninjau gudang logistik RSUD Abepura yang terbakar pada Selasa 9 Mei 2023.
Bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua, Willem R Manderi, pihaknya melihat puing-puing bangunan gudang logistik di rumah sakit tersebut.

Dalam kesempatan itu, Suzana Wanggai mengatakan, Pemrov Papua ingin memastikan pelayanan terhadap pasien menjadi prioritas.
Pemprov Papua juga akan melakukan pendataan terkait kerusakan yang dialami akibat kebakaran itu.
“Pelayanan pasien itu yang utama, juga kebutuhan dasar termasuk air dan lain-lain. Kami sampaikan apresiasi kepada rumah sakit, khususnya tenaga medis sudah berbuat yang terbaik,” kata Suzana Wanggai di RSUD Abepura, Rabu (10/5/2023).
Direktur RSUD. Abepura dr. Daisy C Urbinas dikesempatan yang sama menjelaskan bahwa selain gudang logistik yang sudah tak bisa digunakan, sebagian ruang instalasi gizi, ruang IGD, ruang anak dan ruang jenazah pun terkena dampak.
Namun, hal itu tak berdampak pada pelayanan. Artinya kata dr. Daisy Urbinas, pelayanan di RSUD Abepura tetap berjalan maksimal.
Ia mengatakan, untuk mengatasi kendala dalam pelayanan pasien, pihaknya telah mengupayakan potensi yang ada.
Seperti ruang gizi yang hanya 35 persen yang bisa dipakai. Di mana listrik dan air di ruang tersebut bermasalah, namun telah diatasi dengan pemasangan instalasi listrik sementara.
“Listrik dan air kami atasi dengan pemasangan instalasi sementara juga air sudah ada mobil tanki yang disediakan polisi. Air kita terus berupaya agar pasien terlayani,” katanya.
Sementara, untuk ruang IGD sendiri hingga kini belum bisa digunakan.
“Pelayanan IGD sementara di ruang poli, letaknya di samping rumah sakit. Dulu juga di situ IGD pertama, jadi pelayanan tetap berjalan dengan menambah tenda darurat,” katanya.
Hingga kini ia belum bisa memastikan total kerugian dari peristiwa itu.
Ia pun memastikan bahwa terdapat dua pasien kritis yang meninggal saat dievakuasi. “Bukan karena kebakaran, itu yang penting,” singkatnya. **














