Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Panglima TNI Marsekal TNI Dr Hadi Tjahjanto, SIP dan Kapolri yang diwakili Irwasum Polri, Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto menggelar komunikasi sosial dan video conference bersama para tokoh agama Se-Provinsi Papua dan Papua Barat di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (08/01/2021).
Panglima TNI mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi TNI-Polri akan dilibatkan di wilayah perkotaan maupun wilayah yang jauh, sehingga ia mengharapkan kepada pemerintah daerah dan tokoh agama, untuk mendukung pelaksanaan tugas ini, dengan cara memberikan penjelasan mengenai pentingnya vaksinasi, sehingga masyarakat bisa memahami pentingnya vaksinasi Covid-19.
Ia menyampaikan pemerintah sudah mengeluarkan Kepres No. 20 tahun 2020 tentang tim koordinasi terpadu di Provisi Papua dan Papua Barat yang diketahui Wakil Presiden, hal tersebut menjadi bukti bahwa Presiden serius untuk memajukan Papua dan Papua Barat.
Pemerintah juga menjaga kualitas kehidupan di Papua, agar masyarakat Papua dan Papua Barat mampu membangun daerahnya sendiri. Ia yakin Papua dan Papua Barat bisa maju, karena mempunyai aspek yang memenuhi untuk menjadikan mereka lebih maju.
“Mari kita bersatu membangun Papua dan Papua Barat, agar semakin sejahtera dan maju. Saya juga merasa bahwa dengan peran penting tokoh agama berhasil membantu kelancaran pembangunan di Papua dan Papua Barat selama ini,” ucapnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua tokoh agama dan masyarakat, mari kita saling bahu-membahu untuk membangun, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Papua dan Papua Barat. Mari kita bersinergi untuk negeri.
Panglima TNI mengatakan, saat ini pemerintah pusat sedang mengerjakan 3 program, yaitu bidang kesehatan dengan mendapatkan vaksi dan pelayanan lainnya, kedua pelayanan sosial dan yang paling penting pemilihan ekonomi nasional.
“Apa yang telah disampaikan dari tadi bukanlah hanya pemanis, namun kita tetap kerjakan dan sedang kita laksanakan,” katanya.
Sudah menjadi program pemerintah dengan prioritas utama tiga program tadi, sehingga akan menjadi fondasi untuk program pembangunan lainnya.
Kesemuanya itu akan didukung dengan kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan 3 M. Sehingga diperlukan kesadaran kolektif dengan disosialisasikan oleh tokoh agama.
Selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi ke seluruh masyarakat Indonesia. Akan divaksinasi sebanyak 128 juta masyarakat dengan target 1 tahun pelaksanaan.
Penanganan Covid-19
Sementara itu, Irwasum Polri mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum yang penting bagi kita untuk meningkatkan semangat kebersamaan, kerukunan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Dikatakan ia bersama bapak Panglima TNI datang ke Jayapura dalam rangka mengecek perkembangan dan penanganan Covid-19 serta monitoring situasi kamtibmas pasca pelaksanaan Pilkada Serentak di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Ia menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi saya atas upaya-upaya serta inovasi yang telah dilakukan Forkopimda Papua dan Papua Barat beserta tokoh agama dan segenap komponen masyarakat Papua dan Papua Barat, yang telah bersinergi membantu TNI dan Polri, untuk menjaga situasi kamtibmas yang selalu kondusif, khususnya pada pelaksanaan Pilkada Serentak pada bulan Desember 2020 lalu, sehingga dapat berjalan aman, kondusif dan tanpa ada halangan.
Oleh karenannya, ia mengajak para tokoh agama serta seluruh komponen masyarakat Papua dan Papua Barat, untuk senantiasa bergandengan tangan dalam membantu tugas TNI-Polri dalam menggelorakan semangat kebersamaan, kerukunan dan persaudaraan ditengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Saya ingin menegaskan TNI-Polri siap memberikan bantuan dimana pun masyarakat membutuhkannya,” ucapnya.
Tak lupa ia mengucapkan selamat Tahun Baru 2021 untuk kita semua, semoga di tahun ini dipenuhi dengan damai sehingga kita tetap optimis bahwa TNI dan Polri siap melaksanakan pengabdian yang terbaik untuk menjaga dan memelihara kamtibmas.
Menghargai Perbedaan
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua, Pdt Lipius Biniluk, MTh mengatakan, dalam hidup ini apapun yang kita lakukan berbeda- beda, termasuk doktrin yang kita terima pasti berbeda-beda tetapi dengan adanya perbedaan itu kita bisa membuat persatuan lebih kuat, karena kita bisa saling menghargai setiap perbedaan yang terjadi diantara kita.
Sampai dengan saat ini, tuturnya, FKUB di Papua berjalan dengan lancar, karena masyarakat kita disini bisa saling menghargai perbedaan agama yang ada dan kita juga hidup dengan aman dan damai dalam perbedaan keyakinan yang ada.
“Kami sudah sampaikan kepada seluruh masyarakat jangan sampai ada konflik di tanah Papua yang timbul karena agama. Kita masih ada karena kerja keras dari tokoh lintas agama dan para tokoh Gereja, sehingga sebanyak 257 Suku di Papua bisa berdamai, hidup bersama dan saling mengenal karena agama,” bebernya.
Dalam bidang agama kita harus tahu bagaimana agama yang sudah diakui negara yang mana kita duduk bersama-sama, sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan keagamaan secara baik.
“Mari kita sama-sama menjaga kerukunan antara umat beragama, bagi semua pihak dan masing-masing pemegang agama agar menjaga toleransi dan kerukunan kita bersama,” jelasnya.
Panglima TNI, didampingi Irwasum Kapolri juga menyerahkan bantuan sembako, swab antigen dan APD kepada unsur perwakilan pimpinan Gereja, Komandan Den Kesyah Kodam XVII/Cenderawasih Waena dan Karumkit Bhayangkara Polda Papua.
Rombongan Panglima TNI dan Irwasum Polri kembali menuju Base Ops Lanud Silas Papare dan take off ke Timika. **














