Ops Rasaka Cartenz 2023 Gencarkan Program Si Ipar di Pedalaman Nduga

Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 di wilayah Nduga, Papua Pegunungan menggencarkan Program Si Ipar bagi anak-anak usia dini untuk menumbuhkan semangat belajar. (foto: Humas Polda Papua)

PAPUAInside.id, JAYAPURA— Guna menumbuhkan semangat belajar anak-anak usia dini Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 wilayah Nduga menyambangi Kampung Mbuah Tengah Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan menggencarkan program Polisi Pi Ajar (Si Ipar), Senin (22/05/2023).

Sebanyak 10 anak mengikuti program Si Ipar dan dalam kegiatan ini Personel Ops Rasaka Cartenz memberikan materi pengenalan huruf, membaca, berhitung serta menulis kepada anak-anak dengan mengunakan papan tulis serta buku sebagai media pembelajaran.

Iptu Bayu Pratama Sudirno, S.T.K., S.I.K selaku Kasubsatgas wilayah Nduga mengatakan bahwa anak-anak di Kabupaten Nduga khususnya di Kampung Mbuah Tengah yang mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan dalam pengenalan, membaca, serta menulis.

“Karena ini merupakan kegiatan rutin yang sering kami lakukan, kami melihat ada perkembangan dari beberapa anak-anak yang sudah lancar dalam menyebutkan Huruf juga membaca serta menulis yang diberikan oleh Personel Satgas Binmas,” ucap Iptu Bayu.

Program Si Ipar sendiri ini merupakan program Ops Rasaka Cartenz dalam mendukung pendidikan daerah pelosok dan terus digencarkan dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat belajar melalui kegiatan belajar sambil bermain.

Menurutnya, Progam Si Ipar ini sangat penting mengingat Kabupaten Nduga memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah, terutama dalam bidang Pendidikan dan ini juga merupakan upaya Kepolisian dalam menunjukkan perannya sebagai pelayan masyarakat.

“Melalui Program SI-IPAR ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Nduga dan mengurangi angka buta aksara di pedalaman Papua. Hal ini tentunya menjadi langkah awal yang penting dalam memperbaiki kondisi pendidikan di daerah ini,” tutupnya.

Selain belajar dan bermain bersama, personel juga membagikan sarana media pembelajaran kepada anak-anak berupa alata tulis baik buku, pulpen dan pensil serta baju maupun tas.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, IPM Kabupaten Nduga sebesar 53,86, yang menempatkannya pada peringkat ke-71 dari 84 kabupaten/kota di Papua. Dalam bidang pendidikan, IPM Kabupaten Nduga sebesar 51,04, yang menunjukkan masih terdapat kesenjangan dalam akses dan kualitas pendidikan di daerah ini. **

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *