Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, yang kini menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulsel.
Lukas Alexander Sinuraya hadir ujian promosi doktor ilmu hukum di Lantai 3 Fakultas Hukum Unhas Makassar, Kamis (18/4/2024) lalu.
Ia mengambil Judul Desertasi: Perlindungan Hukum terhadap Anak dari Bahaya Rokok dalam Perspektif Hak Anak atas Kesehatan.
Ia lahir di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumut, 14 April 1977 menempuh pendidikan Strata 3 (Doktoral) lama studi 2 tahun 2 bulan, dengan predikat kelulusan Cum Laude Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98 dan Nilai Desertasi 91,95.
Saat itu ia didampingi kedua orang tuanya Drs. E. Salam Sinuraya (82) dan Nurhayati Sebayang (76) serta istri Barin Yossinta dan anak-anaknya.
“Kedua orang tua saya datang dari Medan, untuk ikut saksikan hari bahagia saya,” ujar Lukas Alexander Sinuraya di sela-sela Syukuran di Rumah Dinas Kajari Jayapura, Jalan Trikora No. 64, Dok V Atas, Jayapura Utara, Sabtu (27/4/2024).
Ibadah Syukur dipimpin Pdt. Joice Haumahu, SSi, Theol. Turut hadir Forkopimda Kota Jayapura, Keluarga Besar Kejari Jayapura, Keluarga Besar Kejati Papua, Rekan Alumni S 2 Uncen Jayapura, Keluarga Herat Kalengkongan serta Rekan Pers.
Sebelumnya, Lukas Alexander Sinuraya meraih gelar Strata 1 Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulut, 1 Juni 2001.
Selanjutnya, ia meraih gelar Strata 2 atau Magister Hukum di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura pada 3 September 2015.

Kajari Jayapura Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, usai ujian promosi Doktor Ilmu Hukum di Lantai 3, Fakultas Hukum, Unhas, Makassar, Sulsel, Kamis (18/4/2024) lalu. (Foto: Dok/Keluarga)
Hambatan dan Tantangan
Lukas Alexander Sinuraya mengaku tak memiliki cita-cita hingga meraih doktor, tapi ia menjalani dengan sabar dan tekun. Bahkan ia menghadapi hambatan dan tantangan yang tak kecil.
“Tak ada sedikitpun terbesit, untuk bisa mendapat gelar doktor. Saya sudah daftar satu kali, ternyata tak sempat lihat di internet jadi batal. Daftar kedua juga begitu terlambat. Saya minta salah seorang staf coba lihat. Saya bilang masa kita nggak bisa daftar. Kalau daftar aja nggak bisa bagaimana mau tes. Tapi pendaftaran sudah tutup, karena lewat satu hari. Saya sebenarnya tak diterima, tapi ada jaminan dari Alumni Unhas, maka saya dikasih waktu setengah jam, untuk membayar biaya pendaftaran. Puji Tuhan, saya pun diterima,” terangnya.

Kajari Jayapura Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, didampingi sang istri Barin Yossinta, usai ujian promosi Doktor Ilmu Hukum di Lantai 3, Fakultas Hukum, Unhas, Makassar, Sulsel, Kamis (18/4/2024) lalu. (Foto: Dok/Keluarga)
Karier Selalu Ditopang Tuhan
Lukas Alexander Sinuraya terus memanjatkan doa dan minta penyertaan Tuhan Yesus dalam menjalani ujian promosi doktor.
“Kuasa Tuhan sangat luar biasa dalam menuntun dan memberikan jalan kepada saya, sehingga perjalanan panjang bisa cepat selesai,” ungkapnya.
Ia mengutarakan, kariernya selalu ditopang Tuhan Yesus, terutama saat bertugas di Provinsi Papua.
Ia memulai sebagai Kepala Seksi Penyidikan Kejati Papua sejak 11 Pebruari 2013.
Berikutnya, Kepala Kejaksaan Negeri Merauke sejak 5 Pebruari 2018. Kemudian Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua sejak 10 Juli 2019. Dan Kajari Jayapura sejak 18 Pebruari 2022 hingga kini.
Menurutnya, tak ada terbesit sedikitpun keinginan menjadi Aspidsus Kejati Papua.
“Saya tak menyangka umur 42 tahun sudah jadi Aspidsus Kejati Papua dan saya mungkin Adpidsus termudah di Indonesia pada saat itu. Dan sebenarnya jujur saya tak mau. Saya nggak kuat, saya belum mampu. Tapi ternyata pimpinan tugaskan saya dan akhirya saya terima. Begitu saya jadi Aspidsus Kejati Papua lanjut Kajari Jayapura.
Proficiat Pak Doktor Lukas Alexander Sinuraya, Tuhan Yesus terus menuntun langkah hidupmu. **














