Oleh: RF I
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Kompetisi Liga 4 PSSI Papua Pegunungan musim 2026 resmi bergulir di Stadion Pendidikan Wamena, Sabtu (14/2/2026).
Kompetisi yang mempertemukan 12 tim dari wilayah Papua Pegunungan ini dibuka langsung Ketua PSSI Papua Pegunungan, Atenius Murip, yang ditandai dengan tendangan pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para kontestan didampingi masing-masing pejabat daerah saat opening ceremony.
Dalam sambutannya, Atenius menyampaikan pesan kepada seluruh tim agar bertanding secara sportif dan menjunjung tinggi fair play.
“Selamat bertanding kepada 12 tim, silahkan memperebutkan posisi yang terbaik dengan cara sportif dan tetap menjunjung fair play,” ungkap Bupati Jayawijaya ini.
Ia meminta setiap tim bertanding sesuai kemampuan yang diperoleh selama latihan guna melahirkan pemain-pemain terbaik.

Ketua PSSI Papua Pegunungan Atenius Murip menyampaikan sambutan pada pembukaan Kompetisi Liga 4 PSSI Papua Pegunungan musim 2026 di Stadion Pendidikan Wamena, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Istimewa)
Atenius juga menyampaikan terima kasih kepada para inspektur pertandingan, wasit, dan pelatih atas kesediaan memimpin jalannya kompetisi dengan adil dan bijaksana.
“Saya ketua umum PSSI Papua Pegunungan mengucapkan terimakasih, dan penghormatan kepada seluruh kepala daerah yang telah mewadahi atletnya pada saat pembukaan liga 4 Papua Pegunungan sehingga terlaksana dengan baik,” ujar Atenius.
Selain itu, ia mengapresiasi kolaborasi panitia pelaksana, aparat keamanan TNI/Polri, serta seluruh perangkat daerah yang mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.
“Saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada ketua panitia penyelenggara yang sudah bekerja keras, sehingga hari ini kita bisa melihat sepak bola Papua Pegunungan bangkit kembali. Mari sukseskan liga 4 tahun 2026 dalam pagelaran ke dua PSSI provinsi Papua Pegunungan,” tuturnya.
Dengan bergulirnya Kompetisi Liga 4 PSSI Papua Pegunungan musim 2026 ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di wilayah Papua Pegunungan. **














