PAPUAINSIDE.ID, TIMIKA—Lapangan Pasar Lama Timika mendadak menjadi lautan manusia yang menghadiri kampanye terbuka paslon gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah nomor urut 4 Willem Wandik- Aloysius Giyai Kamis (14/11/2024).
Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Willem Wandik dan Aloysius Giyai didampingi masing-masing istri hadir bersama para ketua Partai pengusung dari Golkar, Demokrat, PKB, Hanura, Perindo dan Garuda.
Kehadiran ribuan pendukung selaras dengan hasil Lembaga survey yang menunjukkan elektabilitas pasangan yang disapa WAGI-wandik Giyai tersebut melambung jauh dibanding kandidat lainnya. Lapangan Pasar Lama Timika menjadi saksi tanda-tanda kemenangan untuk pasangan WAGI.

Kampanye akbar paslon nomor urut 4, Willem Wandik-Aloysisu Giyai (WAGI) di Lapangan Pasar Lama Timika. (tim/ist)
Kampanye terbuka dimeriahkan artis nasional dan lokal Papua seperti Listia Permatasari, Reza Pujiabsari, Ochy Marissa, Edgar Arongear, Trio Papua, Trio Holland dan Jiva band. Kehadiran para artis ini makin semarak dengan teriakan yel-yel WAGI dari pendukungnya. Pasangan ini dianggap layak memimpin Provinsi Papua Tengah.
Pendukung yang memenuhi Lapangan Pasar Lama Timika bukan hanya berasal dari Kota Timika tetapi dari daerah lain seperti Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Puncak Jaya.
Menarik dalam kampaye akbar tersebut, Madelbertus Tehofilius K. You anak dari almarhum Ausilius You yang merupakan calon wakil gubernur yang berpasangan dengan JWW hadir dalam kampanye akbar dan menyatakan dukungannya pada pasangan WAGI.
‘’Saya mengajak semua relawan dan simpatisan dari Bapak Qlmarhum Ausilius You, untuk bergabung bersama, karena Bapak Willem Wandik mantan anak murid dari bapak saya, dan Pak Aloysius Giyai merupakan bapak ade saya, keduanya memiliki program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua Tengah, sehingga semua harus mendukung keduanya, memimpin Papua Tengah,” ajaknya.
Cagub Papua Tengah, Willem Wandik dalam orasinya menyampaikan terimah kasih kepada masyarakat Kabupaten Mimika, yang sudah memberikan dukungan dengan menghadiri kampaye WAGI, juga kepada pendukung dari luar daerah yaitu Puncak, Puncak Jaya dan Intan jaya.
“Dengan Melihat kehadiran masyarakat saat ini, maka kami sudah yakin 80 persen kami akan menang di Papua tengah,” ungkapnya.
Dalam orasinya, Willem Wandik menegaskan jika keduanya diberikan kesempatan untuk memimpin Provinsi Papua Tengah, maka akan ada kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Provinsi Papua Tengah, misalnya dibidang infrastruktur adalah bandara, jembatan dan juga jalan tembus antara kabupaten, termasuk 10 ribu rumah layak huni bagi rakyat Papua Tengah.
“Apalagi Ketua Demokrat adalah Pak Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, salah satu partai pendukung kami, sekarang menjadi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, beliau sudah sampaikan akan membantu kita dalam mendukung program pembangunan 10 ribu rumah bagi Provinsi Papua,” tambahnya.
Untuk pendidikan, ada beberapa program yang siap dilaksanakan, yaitu program Pace (beasiswa papua tengah cerah), Pioner (program sekolah berpola asrama), GPDT (guru penggerak daerah terpencil), prestasi (program renovasi sekolah impian), program kaki telanjang, terbang, dan terapung,kKartu Papua sehat, trans Papua Tengah, serta membuka 10.000 Wirausaha Baru, Pencerah (Pencari Kerja Mudah).
Sementara itu calon Wakil Gubernur Aloysius Giyai mengatakan salah satu program unggulan yang sudah pasti akan dilakukan adalah kartu Papua sehat yang dulunya dari Provinsi Papua, dengan sendirinya akan dipindahkan ke Provinsi Papua Tengah.
“Saat kami dua dilantik jadi gubernur dan wakil gubernur, saat itulah Kartu Papua sehat akan berlaku bagi masyarakat Provinsi Papua Tengah, ini bukan janji saja, kartu-kartu yang buat waktu kampaye, kartu Papua sehat itu saya otaknya, pasti akan dipindahkan bagi kalian rakyat Papua tengah,” tutur mantan Direktur RSUD Dok II Jayapura ini.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini juga menambahkan akan membangun rumah sakit bertaraf internasional di Timika dan Nabire, termasuk rumah sakit jiwa, rumah sakit TBC dan rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan rakyat Papua Tengah, termasuk akan akan melengkapi sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas kesehatan bertaraf internasional, membantu dalam mendukung peningkatan rumah sakit di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
“Cara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua, baik masyarakat asli dan juga saudara se Nusantara, fasilitas kesehatan beertaraf internasional akan kita datangkan di Papua Tengah, barang apa jadi, saya tahu jalurnya,”tambah mantan Direktur RSUD Abepura ini.(Tim)














