Oleh : Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, SORENDIWERI—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori menetapkan Drs. Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre (IMANI) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Supiori Terpilih Tahun 2020, dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Supiori Terpilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 di Aula Kantor KPU Supiori, Sabtu (23/01/2021).
Penetapan ini berdasarkan Surat KPU Supiori Nomor : 01/PL.02.7-Kpt/9119/KPU-Kab/I/2021 tentang penetapan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih dalam pilkada serentak Supiori tahun 2020.
Dengan memperhatikan Berita Acara Nomor : 01/PL.02.7-BA/9119/KPU-Kab/I/2021 tentang rapat pleno terbuka penetapan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih dalam pilkada serentak Supiori tahun 2020.
Merujuk pada Surat Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 165/PAN.MK/01/2021 tanggal 20 Januari 2021 perihal keterangan perkara PHP-Gub/Kab/Kota yang diregistrasi di MK/Surat KPU RI Nomor 60 PL. 02.7-SD/03/KPU/I/2021 tanggal 20 Januari 2021 perihal penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam pilkada serentak Supiori tahun 2020.
Waktu 5 Hari
Ketua KPU Supiori, Selvia Mundoni, ST menjelaskan penetapan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih Supiori IMANI dengan perolehan sebesar 4.493 suara, dimana paslon yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat ini memperoleh suara terbanyak.
“Maka, setelah terbitnya BKPR tersebut pada hari ini (Sabtu, red) kita melaksanakan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Supiori. Sebab, kami hanya diberikan waktu 5 hari untuk menetapkan,” jelasnya.
Selvia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Supiori, TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat hingga tokoh agama serta lapisan masyarakat yang sudah mensukseskan pilkada serentak Supiori tahun 2020.
“Saya juga mengapresiasi kerja dari rekan komisioner, seluruh jajaran KPU, teman-teman PPD, hingga PPS, serta teman-teman Bawaslu yang mana telah menjalankan tugasnya dengan baik dari awal pentahapan hingga pleno penetapan calon terpilih ini, ” bebernya.
Proses ke Mendagri
Komisioner KPU Supiori Divisi Teknis, Marhaen Matoneng, SE, MSi menuturkan setelah proses penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam pilkada serentak Supiori tahun 2020.
Selanjutnya pada Senin (25/01/2021), KPU Supiori mengirim pengusulan pengesahan pengangkatan calon bupati dan wakil bupati terpilih Supiori kepada DPRD Supiori.
“Selanjutnya DPRD akan melaksanakan rapat paripurna untuk menindaklanjuti penetapan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih dan Supiori memproses ke Mendagri melalui Gubernur Papua,” tuturnya.
Momentum Bersejarah
Sementara itu, Yan Imbab menjelaskan tanggal 23 Januari 2021 menjadi momentum bersejarah dimana dirinya bersama calon wakil bupati terpilih Supiori, Nichodemus Ronsumbre ditetapkan sebagai calon terpilih pada pilkada serentak Supiori tahun 2020.
“Bagi seluruh masyarkat Supiori yang telah memilih pada tanggal 9 Desember 2020, terima penghargaan yang tulus dari kami berdua, tentu komitmen dalam mewujudkan Supiori Menuju Sejahtera (SMS) menjadi fokus utama dalam lima tahun kepemimpinan,” jelasnya.
Yanim, sapaan akrabnya mengapresiasi kinerja dari pihak penyeelenggara baik KPU maupun Bawaslu yang mana telah melaksanakan tahapan pilkada dengan baik.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada TNI/Polri yang telah menjaga kondisi keamanan dan kamtibmas dengan baik,” bebernya.
Tak hanya itu, insan pers juga tak luput dari perhatian paslon dengan tagline SMS ini, Yanim menyampaikan terima kasih kepada pers, yang telah membantu mempublikasilan IMANI, selama pelaksanaan pilkada serentak Supiori tahun 2020.
Jaga Kamtibmas
Nichodemus Ronsumbre, menghimbau kepada masyarakat Supiori, terutama pendukung IMANI, agar tetap bersabar dan menjaga kamtibmas di kabupaten Supiori.
“Kita bersama-sama mengawal proses pengusulan pengesahan di DPRD Supiori, nantinya ke Gubernur, dan ke Kemendagri, saya minta kita kawal dan jaga kamtibmas di daerah,” ujarnya.
NR, sapaan akrabnya membeberkan dalam pesta demokrasi, pasti ada yang keluar sebagai pemenang dan yang kalah dalam pertarungan, tetap harus berjiwa besar, untuk menerima hal tersebut.
“Bapak (Yan Imbab, red) dan saya sebelummya kalah juga, bapak kalah tahun 2015 di Supiori (Pilkada Supiori 2015,red) dan saya kalah di Biak (Pilkada Biak Numfor 2018, red), tapi kami terima itu sebagai kemenangan yang tertunda, Puji Tuhan kami menang di Supiori,”pungkasnya. **











