PAPUAInside.com JAYAPURA—Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K melakukan pertemuan dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI Ahmad Taufan Damanik yang melakukan pembahasan terkait Perlindungan HAM & Situasi Keamanan di wilayah Papua, Senin (21/03/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Cenderawasih Mapolda Papua dihadiri oleh Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, PJU Polda Papua, Ka Ops Damai Cartenz-2022 Kombes Pol Muhammad Firman, S.I.K., Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey dan Koordinator Bidang Mediasi Komnas HAM Asri Wahono.
Pada kesempatan tersebut Kapolda mengatakan situasi di Papua sangat landai hanya saja ada beberapa kejadian di Yahukimo yang menimbulkan korban jiwa juga harta benda, namun kami tetap professional dalam penegakan hukum.
“Akhir akhir ini, isu DOB mulai meningkat khususnya terkait aksi unras penolakan, kita harap kedepannya tidak terjadi korban jiwa baik dari masyarakat maupun aparat keamanan seperti yang terjadi di Yahukimo kemarin,” ujar Kapolda.
Kapolda menambahkan pihaknya akan terus menggunakan pola soft approach dengan pendekatan terhadap tokoh-tokoh agar lebih efektif.
“Jadi nantinya biarkan para tokoh-tokoh yang menjadi kepanjangan tangan dari kita kepada masyarakat untuk bisa memberikan pesan Kamtibmas, kami juga akan terus melakukan proses gakkum secara transparan, dengan baik dan professional,” ungkap Irjen Pol Mathius Fakhiri.
Pada kesempatannya Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik menyampaikan Koordinasi Komnas HAM dengan Polri tidak hanya ada di Papua tetapi juga terdapat diseluruh Indonesia. Kasus kasus besar seperti kejadian di KM50 ditangani secara profesional sampai pada putusan pengadilan.
“Oleh Karena itu saya sampaikan penegakan hukum di Papua tetap harus dilakukan dan tidak hanya koridor-koridor yang diperhatikan. Kami Komnas HAM sedang mengusulkan untuk lakukan dialog damai di Papua antara pemerintah, OPM, tokoh masyarakat, tokoh gereja, tokoh adat dalam bingkai NKRI dan rencana tsb juga sudah disetujui para petinggi negara. Kami mohon kerjasama Komnas HAM Papua dengan Polda Papua untuk terus ditingkatkan,” ucapnya. ** (Humas Polda Papua)














