Komjen Paulus Waterpauw: ‘’Jangan Alergi Nasehat Orang Tua, Ingat Petuah Pdt IS Kijne’’

Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw bersilaturahmi dengan perwakilan mahasiswa Papua di Bandung. (foto: Dok Kabaintelkam Polri)

PAPUAInside.com, BANDUNG— Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw bersilahturahmi dengan perwakilan Mahasiswa Papua dan Papua Barat berjumlah 12 Orang, di Ballroom Hotel Grand Aquila Bandung, Kamis (03/06/2021).

Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw dalam kesempatan tersebut menyampaikan, apresiasi atas kehadiran mahasiswa Papua dan Papua Barat dalam kegiatan tersebut.

Dimana sebelumnya, Kabaintelkam juga telah melakukan pertemuan dengan Mahasiswa Papua yang di Malang, Surabaya, Makassar, Semarang dan Bali, dan di saat ini di Jawa Barat.

“Mengingatkan bahwa tugas kita saat ini tidak perlu berjuang lagi untuk kemerdekaan, tetapi hanya mengisi kemerdekaan, apa yang kita cari, kita sudah hidup aman dan damai, berbeda dengan negara lain yang sampai hari ini masih susah sekali dalam beraktivitas,” ujar Kabaintelkam.

Kabaintelkam juga mengatakan berbagai pengalaman tentang sosok orang Papua bisa menimba ilmu setinggi-tingginya.  ‘’Banyak sudah berhasil ikuti mereka, jangan kejar gelarnya tetapi ilmunya. Rajin-rajin bersilaturahmi meminta nasehat dan petuah dari orang-orang tua disekitar, jangan dengar bisikan dari orang yang hanya ingin marah-marah,” kata Komjen Waterpauw.

Jenderal dengan bintang tiga di pundaknya ini menegaskan bahwa yang menentukan keberhasilan setiap bukan orang lain tetapi diri sendiri, yang lain hanya  mengantar, membantu dan memfasilitasi.

“Sebagian besar dari kalian didukung oleh Dana Otsus, jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan, banyak senior yang telah kembali ke Papua menjadi doktor dulunya mereka berjuang dengan susah payah, pemerintah telah banyak memberikan kemudahan- kemudahan manfaatkan kesempatan yg diberikan negara, ” ungkapnya.

Ia menuturkan asrama mahasiswa Papua diberbagai kota studi saat ini telah dikuasai oleh sekelompok orang yang mempengaruhi dan mengancam mahasiswa Papua lain yang ingin mengejar pendidikan.

“Jangan alergi dengan nasehat orang tua ingat petuah Pdt.I.S. KIjne Barang Siapa yang bekerja di Tanah ini dengan setia, jujur, dan dengar-dengaran, maka ia akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain,” terangnya.

Sementara itu, Yudas Paragae Ketua Imasepa (Ikatan Mahasiswa se Tanah Papua) di Jawa Barat, Menyampaikan terimakasih kepada Kabaintelkam yang telah meluangkan waktu bertemu dengan mahasiswa asal Papua dan Papua Barat.

“Terimakasih Bapak Kabaintelkam, serta Dirintelkam Polda Jawa Barat yang telah mengayomi dan mendidik anak-anak Papua di Jawa Barat, kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Buku yang berjudul “orang Asli Papua di Jawa Barat” dari Dir Intelkam Polda Jabar kepada Kabaintelkam serta penyerahan buku Biografi Komjen Pol Drs. Paulus Waterpauw kepada Dir IK Jawa Barat, Kapusdik Intelijen Polri dan perwakilan Mahasiswa Papua dan Papua Barat. **