Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tiba di Timika, Provinsi Papua, Jumat (24/6/2022.
KNKT akan melakukan investigasi, untuk mengetahui penyebab jatuhnya Susi Air PK BVM yang mengalami kecelakaan di Duma, Kabupaten Paniai, Kamis (23/6/2022).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH, ketika dikonfirmasi mengatakan, KNKT akan lebih dulu menuju lokasi jatuhnya Susi Air, untuk mengambil kotak hitam atau black box.
“Kotak Hitam sampai hari ini masih berada di lokasi kejadian, KNKT akan ambil, agar mengetahui penyebab jatuhnya Susi Air,” ungkap Kamal, Jumat (24/6/2022).
Ia menjelaskan, kotak hitam belum sempat diangkat tim pada saat mengevakuasi para korban.
Saat itu, Tim SAR Gabungan lebih dulu mengutamakan keselamatan ketujuh korban dari jatuhnya Susi Air.
“Ya, berhubung kemarin personel masih fokus, untuk mengevakuasi para korban,” kata Kamal.
Sementara, setelah berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan, kondisi korban Susi Air PK BVM saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD Timika.
Kata Kamal, para korban tengah menjalani operasi dan dalam keaadan sadar.
Untuk kondisi pilot atas nama Dayle Peter Houzet, yang sudah menjalani operasi pada tulang kaki sebelah kiri rencananya akan dirujuk ke rumah sakit khusus tulang yang berada di Solo, Jateng, Sabtu (25/6/2022).
“Setelah menjalani operasi kondisi pilot dilaporkan dalam keadaan sadar,” jelas Kamal.
Selain itu, para korban lainnya diantaranya, Lukas Dimbau, Philipus Dimbau dan Piken Dimbau sedang menjalani perawatan medis.
“Untuk korban atas nama Antadiana Dimbau yang mana kondisinya saat ini telah sadar dan telah dilakukan tindakan medis berupa operasi, sebelumnya korban mengalami keluhan sakit di bagian kepala dan seluruh badan,” katanya.
Selain itu, dua korban lainnya masing-masing Leo Dimbau dan Antinus Dimbau telah berada di Paniai, karena tak alami luka-luka yang serius.
Sebelumnya, Susi Air PK BVM dengan rute Timika-Duma mengalami kecelakaan, dimana Susi Air take off dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Kamis (23/6/2022) pukul 05.34 WIT.
Susi Air dilaporkan jatuh pada kordinat 04°02’54.00″S/136°43’06.00″E pukul 05.54 Wit.
Pesawat jenis Pilatus Porter PK- BVM itu memuat tujuh orang, termasuk pilot.
Setelah dilakukan evakuasi, ketujuh korban dalam keadaan selamat, namun mengalami luka berat dan patah tulang. **














