Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Philoktov (IKKBP) Provinsi Papua, Benyamin Tiris menyikapi tuntutan pencopotan kedua pejabat hukum di provinsi Papua.
Demikian disampaikan Benyamin Tiris, Sabtu (21/11/2020), terkait pernyataan Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Yan Christian Warinussy, yang mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji, karena bertindak sewenang-wenang dalam pengamanan Rapat Dengar Pendapat (RDP) MRP di Merauke, Rabu (18/11/20) lalu.
Tiris mengatakan narasi pencopotan tersebut sangat tidak berlogika.
Ia menilai langkah yang telah diambil oleh Kapolda Papua dan Kapolres Merauke itu sangat tepat dan sesuai dengan prosedur hukum dan Maklumat Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw Nomor Mak/1/Xl/2020 tentang rencana RDP terkait evaluasi Otsus di Provinsi Papua saat pandemi Covid-19 tertanggal 14 November 2020.
“Kalau memang tim MRP dan RDP tidak berbau makar, tidak mungkin pihak aparat hukum mau tangkap tanpa ada dasar,” ujarnya.
Oleh sebab itu, jelasnya, ia menghimbau kepada seluruh rekan-rekan, keluarga, sahabat, teman dan umumnya orang asli Papua, bergandengan tangan, bersatu membangun Papua tanpa ada perbedaan suku, agama maupun ras (SARA).
“Perhatian apa lagi yang kurang dari NKRI buat kami orang Papua. Bukannya selama ini politik yang berkembang di tanah Papua ini yang membuat orang Papua hidup tertindas dan miskin di atas negerinya sendiri oleh karena tipu daya dari Orang Asli Papua (OAP) sendiri yang mau jadi seorang pemimpin,” bebernya.
Menurutnya, sudah saatnya anak-anak Papua yang berpendidikan tinggi berperan menghapus politik yang menyiksa rakyat Papua, tolong lihat penderitaan rakyat Papua yang tidak pernah ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua.
“Sampai kapan kita sesama OAP mau hidup baku tipu terus. Jadi kesimpulan, saya selaku ketua umum mewakili IKKBP memberi apresiasi kepada Kapolda Papua dan Kapolres Merauke, untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggungjawab menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. **














