Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172 PD XVII/Cenderawasih Anjangsana ke Obyek Wisata Mumi

Nyonya Juliet Solastri Pangemanan (tengah sebelah kanan) Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172 PD XVII/Cenderawasih saat melihat wisata mumi di Distrik Kurulu, Jayawijaya. Jumat (10/07/2020). (Foto : Satter Kodim 1702/Jayawijaya)

Oleh : Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA— Hari kedua di Wamena Nyonya Juliet Solastri Pangemanan Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 172 PD XVII/Cenderawasih menyempatkan waktu melakukan anjangsana ke lokasi Mumi, yang ada di Distrik Kurulu, Jumat (10/07/20).

Dalam kunjungannya, isteri Danrem 172/ PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan ini didampingi para anggota Persit Kodim 1702/Jayawijaya dan Persit Batalyon 756/Wimanesili.

Kedatangan rombongan disambut baik Danramil 05/Kurulu beserta warga di lokasi wisata tersebut.

Pada kesempatan itu, Danramil 05/Kurulu Amos Asso memberikan penjelasan singkat tentang asal mula Mumi Jiwika yang berusia kurang lebih 350 tahun itu.

“Nama Mumi Jiwika adalah Wim Motok Mabel berarti hebat dalam berperang,” ungkapnya.

Setiap lima tahun sekali, pihak keluarga akan melakukan upacara adat sekaligus melakukan pemasangan kalung yang terbuat dari tali noken.

“Oleh sebab itu, jika kita  melihat dari dekat, di leher mumi Wim Motok Mabel terlilit ratusan tali noken, hal ini sebagai simbol penghormatan yang dilakukan oleh anak cucu keturunannya,” jelasnya.

Mumi Jiwika merupakan salah satu spot wisata favorit yang sering dikunjungi wisatawan baik lokal maupun asing saat berkunjung ke Wamena.

“Mumi Jiwika memiliki cerita sejarah mumifikasi yang hampir sama dengan beberapa mumi lainnya, perbedaannya terletak pada cerita kepahlawanannya,” jelas Amos Asso.**