Keracunan Massal di Timika, 5 Orang Masih Jalani Perawatan Medis

Suasana di RSMM Caritas Timika saat menangani korban keracunan massal, Sabtu (27/02/2021). (foto: Saldi Hermanto for PAPUAInside.com)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Keracunan massal terjadi di Timika, Sabtu  (27/02/2021), dan sampai saat ini Minggu (28/02/2021) masih 5 orang yang menjalani perawatan di RS Mitra Masyarakat Caritas, Timika.

Sebelumnya sekitar 51 korban dilarikan orang tuanya ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat untuk mendapatkan perawatan, 46 orang diantaranya sudah kembali ke rumah setelah dinyatakan sembuh.

Kapolres Mimika AKBP Adhinata Era menjelaskan, korban keracunan rata-rata anak usia 3-5 tahun dan orang dewasa 9 orang.

‘’Rata-rata usia 3-5 tahun, dewasa 9 orang,’’ ujar Kapolres Era kepada wartawan di Timika, Sabtu (27/02/2021) malam hari.

Kabaintelkam Polri Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw mengunjungi RSMM Caritas melihat penanganan para korban keracunan makanan. (foto: Polres Mimika)

Keracunan makanan diduga bermula dari pesta ulang tahun di rumah salah seorang warga, makanan yang disajikan diduga penyebabnya.

‘’Ada acara ulang tahun dihadiri sekitar 50 orang, diduga keracunan akibat menyantap makanan di acara tersebut,’’ jelasnya.

Polres Mimika, menurut Kapolres menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIT dan segera mendatangi RSMM Caritas serta mengerahkan personil dan kendaraan patroli untuk menjemput anak-anak yang mengalami keracunan di rumahnya.

Korban yang datang ke RSMM Caritas umunya mengalami gejala yang sama, muntah-muntah.

Kabaintelkam Polri Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang sedang berada di Timika, mengunjungi para korban keracunan di RSMM Caritas.

Untuk mengetahui penyebab anak-anak keracunan, menurut Kapolres Era sudah mengambil sample makanan untuk diperiksa. ‘’Kami bekerjasama dengan RS Kodim untuk memeriksa sample makanan di rumah tempat berlangsungnya pesta ulang tahun,’’ jelasnya.

Juga sample darah korban keracunan sudah diambil untuk diperiksa.

‘’Penyebab keracunan dalam penelitian, yang kita utamakan adalah menolong anak-anak, anak tuan rumah pesta juga mengalami keracunan, bahkan dia yang pertama mengalami muntah-muntah,’’ terangnya. **