Kasus Covid-19 Pertama di Lanny Jaya, Petugas Kesehatan dalam Kondisi Hamil

RSUD Wamena merupakan rumah sakit rujukan pasien covid-19 untuk wilayah La Pago. (foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Nethy DS|

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Kabupaten Lanny Jaya yang selama ini masuk wilayah kuning di Papua karena tidak adanya laporan temuan pasien covid-19 di wilayah tersebut kini berubah menjadi merah setelah dilaporkan satu pasien positif covid-19 di sana.

Laporan satu pasien covid-19 di Lanny Jaya disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua Dokter Silwanus Sumule saat zoom meeting dengan media di Media Centre Posko Covid-19 Kantor BPBD Prvinsi Papua di Skyland Jayapura, Sabtu (27/06/2020).

‘’Ada tambahan satu kabupaten yang sudah terpapar covdi-19 yaitu Lanny Jaya dengan ditemukan satu pasien covid-19,’’ terangnya.

Pasien yang terkonfirmasi covid-19 tersebut adalah petugas kesehatan dan dalam kondisi hamil.

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya Doli Kogoya yang dikonfirmasi Jubir Catgas Covid 19 Provinsi Papua melalui telepon seluler menjelaskan, pasien tersebut berencana ke Makassar untuk melahirkan, dan saat mengurus surat rapid test hasilnya reaktif, selanjutnya dilakukan test swab dan hasilnya positif.

‘’Pasien tersebut minta ijin untuk melahirkan di Makassar dan pada tanggal 18 turun dari Tiom ke Wamena dan disana saat melakukan rapid test hasilnya reaktif kemudian dilanjutkan pemeriksaan swab dan hasilnya positif,’’ ujar Doli melalui telepon selular.

Sebelumnya, pasien tersebut melakukan rapid test di Tiom pada tanggal 10 Juni 2020 dan hasilnya non reaktif.

Setelah pasien dinyatakan positif, petugas di Tiom segera melakukan tracing ke rekan kerjanya lalu dirapid test tapi hasilnya semua non reaktif.

Dengan ditemukanya satu pasien covid-19 di Lannya Jaya maka terdapat lima kabupaten di wilayah Lapago yang sudah terpapar yaitu Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak dan Lanny Jaya.

Hari ini kata Sumule ada tambahan lima kasus positif di wilayah La Pago yaitu 4 kasus di Jayawijaya dan 1 kasus di Lanny Jaya.

‘’Dengan bertambahnya kasus di wilayah di La Pago yang terpapar covid-19, diharapkan pemerintah daerah di wilayah Pegunungan Tengah Papua memberikan perhatian penuh untuk segera melakukana rapid test kepada ODP maupun PDP di daerah masing-masing untuk segera mengambil tindakan jika ditemukan ada yang terpapar covid-19,’’ jelas Sumule.

Sejak awal ditemukannya virus ini di Papua, kata Sumule Pemerintah Provinsi Papua memberikan perhatian penuh pada tiga wilayah adat di Papua yaitu Animha, La Pago dan Mee Pago karena di wilayah ini infrastuktur kesehatan maupun sumber daya manusia sangat terbatas.

‘’Diharapkan pemerintah daerah di wilayah La Pago bergandengan tangan untuk memutus rantai penyebaran covid 19 dengan melakukan tiga tahapan yaitu tracing, test dan treatment. Jika ada pasien covid-19 agar kondisi klinisnya tetap dipantau agar tidak memburuk sehingga proses penyembuhan makin cepat,’’ jelasnya.

Jumlah kumulatif pasien covid-19 di Papua sampai dengan 27 Juni 2020 pukul 18.00 WIT adalah 1645 kasus, yang dirawat sebanyak 800 orang atau 45 persen, sembuh 829 orang atau 50% dan meninggal dunia 16 orang atau 1 persen. **