Isu Patung Yesus Diisi Bom di Intan Jaya, Ini Penjelasan Pangdam

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pengemanan, ketika menyampaikan keterangan pers terkait konflik di Intan Jaya di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Rabu (24/1/2024). (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside, JAYAPURA—Kodam XVII/Cenderawasih menyebut ada pihak yang menyebarkan dua isu di Intan Jaya, yakni pembangunan Patung Yesus, yang diduga diisi bom dan eksplorasi tambang emas di kawasan Blok Wabu.

Dua isu ini mengakibatkan situasi di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah memanas, yang berujung pada insiden kontak tembak aparat TNI-Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal ini disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pengemanan, ketika menyampaikan keterangan pers di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Rabu (24/1/2024).

Pangdam menjelaskan, di kalangan warga disebarkan isu didalam Patung Yesus diisi bom, apabila diledakan seluruh masyakarat Intan Jaya akan mati.

Padahal, menurut Pangdam, pembangunan Patung Yesus adalah rangkaian program yang dilaksanakan pihak TNI, yakni Batalyon 328 dan Batalyon pengganti 305 membangun Patung Yesus di Kampung Mamba dan Batalyon 330 menggantikan Batalyon 305 meneruskan pembangunan tersebut.

Pangdam menjelaskan, pihak TNI membangun Patung Yesus, untuk memperkuat persatuan  di tanah ini.

“Pembangunan Patung Yesus sebagai simbol persatuan dan perdamaian, karena kita tak ingin terus terjadi kekerasan dan pertumpahan darah,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengatakan isu Blok Wabu, yang dieksplorasi secara besar-besaran hingga kini belum ada sosialisasi dan komunikasi. Karena itu, warga bereaksi menolak. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *