Ini Bocoran Agenda Penting Wapres ke Wamena

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai. (Foto: RF/Papuainside.id)

Oleh: RF  I

PAPUAinside.id, WAMENA–Wapres KH Ma’ruf Amin dijadwalkan menggelar kunjungan kerja atau kunker ke Wamena, ibukota Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (5/6/2024), setelah kunker di Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Dalam kunker pertama kalinya ini wapres dijadwalkan melakukan sejumlah agenda penting di ibu kota provinsi baru ini, salah satunya yakni pencanangan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Beberapa hal pertama yakni wapres akan laksanakan pencanangan pembangunan KIPP dan pembangunan sentra sarana pra sarana KIPP. Pencanangan pembangunan gedung VIP Bandara Wamena, pencanangan pembangunan Trans Papua segmen jalan Elelim-Benawa sepanjang 50 kilo meter dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pihak swasta yang akan membangun dalam hal ini BUMN dan pemerintah mencicil pembiayaannya, ” ungkap Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai, Selasa (4/6/2024).

Pembangunan dengan Skema KPBU atau Public Private Partnership (PPP) merupakan skema pembiayaan infrastruktur, dan ini merupakan yang pertama dilakukan di Tanah Papua.

Selain itu juga kata Velix, wapres juga akan melakukan pencanangan Kawasan Centra Pangan di Jayawijaya, Yahukimo, dan Yalimo, dan terakhir adalah pencanangan listrik kabupaten Lanny Jaya dari 12 jam menjadi 24 jam.

Ia juga mengatakan, dana untuk semua kegiatan pembangunan ini telah tersedia di tahun 2024, dan dilakukan pencanangan oleh wapres, sehingga sudah bisa mulai proses pembangunannya.

“Beliau (wapres) juga akan menyapa anak-anak bola dari Welesi dan Wouma, melihat potensi ekonomi kreatif, seperti kopi dan lainnya, dan beliau juga akan melihat Noken Street Fashion, saya pikir ini dari sisi ekonomi kreatif,” terangnya.

Kunker  wapres ini diperkirakan menghabiskan waktu selama dua jam di Wamena dan kemudian akan melanjutkan kunker ke Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

“Memang kehadiran beliau (wapres) singkat, tapi singkat atau lamanya sebuah kunjungan itu tidak berarti, yang penting adalah kehadiran beliau memberi spirit bagi kami, dan kehadiran ini akan memberi pesan kepada beliau dalam berbagai rapat-rapat kabinet, rakor-rakor lintas menteri yang beliau pimpin. Nantinya beliau bisa memberikan arahan-arahan bahwa ketika di Wamena saya menemui  situasi seperti begini, melihat potensi, dan lainnya,” tuturnya.

Velix juga mengatakan, kehadiran wapres tidak hanya untuk melihat perkembangan kesiapan KIPP, tetapi juga kehadiran wapres untuk melihat provinsi Papua Pegunungan dengan 8 kabupaten, dimana ada aspek konektifitas, sumber daya alam pertanian, ekonomi kreatif, budaya, serta olahraga.

Selain memiliki peran sebagai wakil kepala pemerintahan wapres juga sebagai ‘orang tua kita’, dan sebagai Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua  (BP3OKP) serta sebagai tokoh agama yang plural.

Kehadiran wapres memberi harapan dan penguatan bagi pemerintah Papua Pegunungan dan masyarakat, bahwa pemimpin negara hadir agar bisa melihat secara real bagaimana situasi alam, masyarakat, potensi alam dan sumber daya manusia (SDM) di daerah ini.

“Saya pikir kita harus memaknai kehadiran beliau dengan perspektif yang luas bahwa DOB ini hadir untuk ada banyak potensi yang bisa digarap kedepan,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *