Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Bupati Puncak Papua Willem Wandik mengapresiasi keberagaman dalam NKRI hingga HUT Ke 75.
Ia mengatakan, semua pihak harus mengakui bahwa negara sudah hadir di Kabupaten Puncak. Ini sejak dimekarkan hingga usia 12 tahun.
Disebutkan, pembangunan yang dulunya tidak ada menjadi ada di kabupaten tersebut, buktinya adalah pendidikan, kesehatan, SDM yang pelan tapi pasti terus berjalan selama 12 tahun.
“Ini bentuk negara hadir dan kami melihat sudah luar biasa. Namun ke depan paling penting itu adalah pembangunan jalan,” ujar bupati usai menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Lapangan Trikora, Ilaga, Kabupaten Puncak Papua (Senin/17/08/2020).

Dengan dilanjutkannya pembangunan jalan Trans Papua akan berdampak luas bagi kemajuan bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnnya
“Pembangunan jalan sudah tembus dari Paniai, Intan Jaya- Ilaga melalui Distrik Beoga, hanya sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan karena masih perlu peningkatan jalan, begitu juga jalan dari Wamena, ke Puncak Jaya, lalu ke Kabupaten Puncak melalui Distrik Sinak belum rampung, sehingga belum bisa digunakan,’’ jelasnya.
Kata Bupati Wandik jika dua jalur jalan trans Papua ini sudah selesai, maka akses jalan darat terbuka, dengan sendirinya perekonomian maupun harga barang menjadi murah, karena selama ini jalur satu-satunya ke Kabupaten Puncak menggunakan jalur transportasi udara.
Hal lain yang perlu ditingkatkan adalah fasilitas internet (Palapa Ring atau proyek pembangunan jaringan serat optik nasional) dan kelistrikan.
Sejauh ini di Kabupaten Puncak untuk fasilitas internet masih terbatas, dari 25 Distrik, hanya tiga distrik yang tersedia fasilitas internet, yakni Distrik Ilaga Ibu Kota Kabupaten, dan Distrik Beoga dan sinak, sementara lainnya belum dijangkau fasilitas telekomsel.
‘’Jalan, telekomunikasi dan listrik sangat penting. Kami harapkan kita daerah yang disebut 3 T yakni tertinggal terbelakang dan terluar ini bisa cepat berkembang dan maju sesuai cita-cita dan thema HUT hari ini,” katanya.
Ia merasa pemerintah pusat perlu melihat daerah tertinggal dan terluar seperti Kabupaten Puncak dalam hal membuat kebijakan.
“Kita masih sangat tertinggal sehingga kita harapkan pemerintah pusat melihat ini, apa lagi sekarang semua harus online, ini sulit,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kemajuan di Ilaga dengan campur tangan pemerintah provinsi maupun pusat salah satunya bidang penerbangan yang terus berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan bantuan mobil ambulance yang dilengkapi dengan fasilitas perawatan dalam mobil. Bantuan ini diberikankepada Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak. (sumber: Diskominfo Puncak)














