HMI Jayapura: Pamflet Kader HMI Demo Lukas Enembe Hoax

Ketua Umum HMI Cabang Jayapura Nawal Syarif Kotarumalos. (foto: istimewa)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Beredar pamflet di media sosial WhatsApp mengatasnamakan kader Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) se Jakarta akan melakukan aksi dengan sejumlah tuntutan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe terkait dirinya yang masuk negara PNG tanpa izin.

Pamflet tersebut mengajak peliputan aksi oleh kader HMI di Jakarta, pada Kamis (8/4/2021) esok.

Dalam pamflet tersebut, aksi akan dilakukan di kantor KPK RI dan DPP Demokrat.

Mengenai hal ini, Ketua Umum HMI Cabang Jayapura Nawal Syarif Kotarumalos langsung memberikan klarifikasi.

Kepada Papuainside.com di Jayapura melalui smartphone, ia menegaskan bahwa seruan aksi tersebut adalah hoax atau tidak benar.

Kata Nawal, ia telah melakukan koordinasi dan mencari tahu terlebih dahulu soal kebenaran pamflet yang sempat menyebar.

Ia juga telah  melakukan krosek kepada pengurus besar (PB) HMI. Hasilnya, menyebutkan tak ada aksi tersebut.

“Gerakan yang ada ini,  dilakukan segelintir orang yang mencoba mengatasnamakan kader HMI  untuk memenuhi kepentingan mereka,” ungkap Nawal, Rabu (7/4/2021).

Ia lantas dengan tegas mengatakan, HMI Cabang Jayapura mengutuk keras aksi tersebut karena mengatasnamakan kader HMI.

“Kami sudah mengkonfirmasikan ke teman-teman, ke pengurus cabang se Jakarta.  Mereka juga tidak tahu dengan persoalan yang ada, sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa pamflet itu dibuat untuk mencoba memecah belah HMI,” jelas Nawal.

Menurutnya,pamflet tersebut juga disebarkan untuk membuat kegaduhan di Papua dan juga di internal HMI.

Untuk itu, ia mengharapkan warga masyarakat Papua tak termakan isu-isu yang beredar melalui media sosial.

“Kami mengharapkan masyarakat Papua tidak termakan isu-isu dengan menyebarnya pamflet tersebut,” ungkap Nawal yang saat ini masih berada di luar Papua. **