Gubernur Lukas Enembe Dijadwalkan Membuka Konferensi Sinode KINGMI Papua

Ketua Panitia Konferensi Willem Wandik saat menjemput ketua sinode KINGMI di Tanah papua Pdt.DR.Benny Giyai di Bandara Moses Kilangin Timika, Sabtu (30/10/2021). (foto: Humas Panitia Konferensi)

PAPUAInside.com, TIMIKA— Gubernur Papua Lukas Enembe dijadwalkan membuka Konferensi KINGMI (Gereja Kemah injil) di Tanah papua di Timika, Mimika, Senin (01/11/2021).

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Konferensi Willem Wandik,SE.M.Si, yang juga Bupati Puncak, disela-sela memantau kesiapan lokasi upacara pembukaan di Km-32 Timika, Sabtu (30/10/2021).

“Ya, saya sendiri sudah komunikasi dengan Pak Gubernur Papua, beliau sendiri siap akan hadir dalam pembukaan konferensi,” ungkapnya.

Hal menarik saat pembukaan yakni akan digelar acara adat bakar batu dengan memotong 3000 ekor babi. ‘’Saat pembukaan konferensi, diprediksi sekitar 3000 lebih ekor babi sudah siap untuk persiapan acara bakar batu. Selain itu ada tarian adat setempat sebagai tanda suka cita dan kegembiraan atas pembukaan konfrensi KINGMI, yang direncanakan berlngsung 1-6 November 2021.’’ Jelas Wandik.

Dikatakan Willem Wandik, persiapan pelaksanaan konferensi sendiri sudah siap 99 persen, para peserta, utusan gereja, klasis di seluruh Tanah Papua sudah tiba di Kabupaten Mimika, termasuk Ketua Sinode KINGMI Pdt. DR. Benny Giyai, serta utusan dari dedominasi gereja dan undangan lain.

“Peserta sudah berdatangan sejak minggu kemarin, kesiapan akomodasi, penjemputan, lokasi konferensi, lokasi pembukaan konfrensi, babi yang siap dipotong untuk bakar batu semuanya sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja,” tuturnya.

3000 ekor babi yang disiapkan untuk acara bakar batu, kata Willem Wandik merupakan  sumbangan sukarela dari anggota jemaat KINGMI, para bupati kader KINGMI, para amggota DPRD dan donatur lainnya.

“Ada acara adat menyambut konfrensi ini, yakni bakar batu, tarian sukacita dan kegembiraan karena mereka bangga Allah turut kerja dalam gereja KINGMI di tanah Papua. Melalui gereja ini, misinonaris dari seluruh dunia bisa hadir di tanah Papua sehingga ada harapan bagi umat KINGMI di Tanah papua, di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pemerintahan, bahkan PT Freport juga hadir didalam gereja ini, Pemerintah juga hadir di gereja ini, sehingga besok pembukaan pasti bakar batu,” ujarnya.

Panitia juga mengundang sejumlah pejabat dan pimpinan Sionode geraja-gereja di Papua. ‘’Panitia mengundang kementerian agama RI, utusan gereja dari luar negeri, denominasi gereja lain seperti GKI di Tanah Papua, GIDI, Gereja Baptis, Gereja Pentakosta, Gereja Betel dan lainnya yang tidak disebut namanya,’’ jelasnya.

Sebagai Ketua Panitia Willem Wandik mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota jemaat yang sudah mempersiapkan acara pembukaan konfrensi, dirinya yakin konferensi akan berlangsung hikmat dibawah tuntunan Tuhan 1-6 November 2021 dimana peserta konferensi , akan berbicara soal pelayanan dan masa depan gereja KINGMI di Tanah Papua, dengan hasil yang baik. ** (Humas Panitia Konferensi)