GMKI Jayapura Natal Bersama Keluarga Lapas Perempuan dan Anak Jayapura

Ketua PC GMKI Jayapura, Benjamin Arisoi, menyalahkan Lilin Natal, ketika ibadah Natal Bersama Keluarga Lapas Perempuan dan Anak Jayapura di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura di Kampung Bibiosi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Minggu (18/12/2022). (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.com)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jayapura menggelar Natal Bersama dan Kunjungan Kasih dengan Keluarga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Jayapura dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jayapura berlangsung di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura di Kampung Bibiosi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (18/12/2022).

Turut hadir Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Papua, Perkumpulan Senior (PC) GMKI Jayapura, Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Jayapura dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Papua.

Ketua Klasis Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua, Kabupaten Keerom, Pdt. Christian Aba dalam firmannya yang diambil dari Injil Matius Pasal 2 Ayat 1-11 bahwa warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Jayapura dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jayapura mesti mengambil karakter dari orang-orang Majus.

“Walaupun mereka tak percaya dan tak mengerti, tapi mereka taat mendengar firman dan dikasih petunjuk tentang firman lalu mereka ikuti,” ujarnya.

Dikatakan dampak dari mengikuti firman Tuhan itu mereka mengalami perubahan. “Artinya jiwa mereka diselamatkan dari tantangan yang harus mereka hadapi dengan Herodes. Kejahatan atau segala sesuatu yang buruk itu bisa mendapat petunjuk jalan yang baru dari Tuhan,” katanya.

Ia berharap mereka pun dapat melakukannya. Jadi ketaatan dan kesabaran mereka ditempa dan dibina.

“Itu adalah sebuah proses bagaimana mereka menguji jalan lama mereka, yang seharusnya mereka mampu melepas jalan lama mengikuti jalan baru yang Tuhan kasih,” jelasnya.

Ketua PC GMKI Jayapura, Benjamin Arisoi, menyerahkan bingkisan Natal, ketika kunjungan kasih di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura di Kampung Bibiosi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Minggu (18/12/2022). (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.com)

Ketua PC GMKI Jayapura, Benjamin Arisoi mengatakan natal bersama dan kunjungan kasih ini sebagai bukti kasih kepada sesama anak Tuhan.

Menurut Arisoi, kegiatan ini harus dilakukan sebagai bagian dari tanggungjawab sebagai warga gereja yang tergabung dalam organisasi GMKI dan GAMKI.

“Ini momentum membagi kasih, damai dan suka cita menyambut kelahiran Yesus Kristus,” terang Arisoi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius  M. Ayorbaba, SH, MSi mengapresiasi firman Tuhan yang disampaikan  Pdt. Christian Aba bahwa umat yang datang juga mendapat sebuah kotbah yang hidup dari kesaksian yang hidup.

“Kiranya kotbah yang hidup dari kesaksian yang hidup menuntun kita untuk meninggalkan tahun 2022, untuk tetap jalan dengan komitmen dalam melayani Tuhan, sehingga kita semua menjadi orang- orang yang diberkati Tuhan,” tandasnya.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Jayapura Hanna Sinurat SH mengatakan, kunjungan kasih ini sungguh luar biasa.

“Biarlah kunjungan dan silaturahmi ini tak berakhir hanya di moment natal ini, tapi tetap berlanjut,” tukas Hanna.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jayapura Sarlota Haay, SH, MH mengatakan, pihaknya merasa kunjungan kasih ini sebagai suatu suka cita  besar, khususnya bagi anak didik yang ada di tempat ini.

“Mereka juga membutuhkan kasih dan hal-hal yang menguatkan mereka, untuk  menjalankan pidana dengan baik sampai mereka bebas,” pungkas Sarlota. **